Banjarnegara prioritaskan pembangunan aksesbilitas destinasi wisata

id wisata dieng

Banjarnegara prioritaskan pembangunan aksesbilitas destinasi wisata

Sejumlah wisatawan tampak memerhatikan bangunan Candi Arjuna di Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara. (Foto: Sumarwoto)

   Banjarnegara (Antaranews Jateng) - Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, memprioritaskan pembangunan aksesibilitas destinasi wisata dalam rangka pengembangan sektor pariwisata, kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara Dwi Suryanto.

"Kebetulan Pak Bupati (Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, red.) mempunyai kebijakan politik untuk mendahulukan pembangunan pariwisata dari sisi aksesibilitasnya. Artinya, aksesibilitas memang menjadi poin pertama dalam pembangunan pariwisata yang sekaligus mendukung program yang lain," katanya di Banjarnegara, Selasa.

Oleh karena itu, kata dia, pembangunan infrastruktur jalan terus digenjot sebelum merambah ke sisi amenitas, atraksi, dan sebagainya.

Dalam hal ini, lanjut dia, prioritas utama untuk menghubungkan daya tarik yang satu dengan daya tarik yang lain adalah infrastruktur jalan.

Ia mengakui jika hingga saat ini infrastruktur jalan di Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng masih sempit namun ke depan akan dibenahi.

"Bahkan pada tahun 2019, Pak Bupati mempunyai rencana untuk memperkuat jalur menuju KWDT Dieng dari arah Banjarnegara, salah satunya jalur yang melalui Singomerto yang jaraknya lebih dekat sehingga bisa menghemat waktu tempuh sekitar 30 menit jika dibandingkan melalui Banjarmangu," katanya.

Menurut dia, jalur Singomerto-Dieng memiliki lebih banyak spot atau daya tarik wisata dengan harapan dapat menumbuhkan perekonomian di sepanjang ruas jalan itu.

Oleh karena itu, kata dia, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara akan melebarkan jalur Singomerto-Dieng menjadi 6 meter.

"Mudah-mudahan Pak Bupati dalam mengalokasikan APBD untuk pelebaran ruas jalan Singomerto-Dieng mendapat dukungan dari pemerintah pusat maupun provinsi," katanya.

Lebih lanjut, Dwi mengatakan pembangunan infrastruktur jalan tersebut tidak hanya untuk jalur menuju Dieng, juga akses menuju destinasi wisata lainnya.

Dia mencontohkan ruas jalan Bawang-Wanadri yang sekarang telah diperkuat dengan konstruksi beton memiliki banyak daya tarik wisata.

"Daya tarik wisata tidak hanya wisata alam, juga ada wisata budaya, kuliner, dan ada pula yang mengembangkan dari keunikan-keunikan desa," katanya.

Terkait dengan kondisi jalur wisata dari Banjarnegara menuju Dieng yang cukup panjang, dia mengatakan Pemkab Banjarnegara berencana membangun "rest area" di sejumlah lokasi yang sekiranya memiliki spot menarik.

Dengan demikian, kata dia, wisatawan yang hendak menuju Dieng dari arah Banjarnegara tidak akan merasa perjalanannya terlalu jauh karena ada spot-spot lain yang bisa dikunjungi.

"Seperti kalau dari arah Singomerto kan ada wisata arung jeram, kemudian naik lagi ke atas ada daya tarik yang lain sehingga wisatawan tidak akan jenuh dalam menikmati perjalanan," katanya. 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar