Bekraf: SIPA berperan strategis dorong seni pertunjukan

id SIPA 2018 dibuka

Bekraf: SIPA berperan strategis dorong seni pertunjukan

Kepala Bekraf Indonesia Triawan Munif (dua dari kiri) saat membuka seni pertunjukan "Solo International Performing Art" (SIPA) 2018 di Bentang Vastenburg Solo, Kamis malam. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)

Solo (Antaranews Jateng) - Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia Triawan Munif mengatakan "Solo International Performing Art" (SIPA) berperan strategis dalam mendorong perkembangan seni pertunjukan agar lebih canggih, meningkatkan lapangan kerja, dan berkreasi untuk kesejahteraan masyarakat.

SIPA merupakan salah satu wujud nyata atau indikator pertumbuhan seni pertunjukan Indonesia berskala internasional, tidak hanya memiliki peran penting dalam mempromosikan dan memberikan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga untuk dapat mengapresiasi seni pertunjukan, kata Triawan Munif disela pembukana SIPA 2018 dengan tema "We Are The World-We Are The Nation, di Benteng Vastenburg Solo, Kamis malam.

SIPA juga momentum strategis mempertemukan pelaku industri dalam seni pertunjukan. Mempertemukan antara pelaku merupakan kunci dalam upaya memacu ekonomi kreatif sub sektor seni pertunjukan.

"Saya berharap peran SIPA sebagai ajang transaksi bisnis sub sektor seni pertunjukan berkelas internasional makin bermanfaat bagi kita semua," kata Triawan.

Pihaknya mengapreasi terhadap panitia SIPA, Pemerintah Kota Surakarta, dan Pemprov Jawa Tengah dalam penyelenggaraan panggung pertunjukan ini, tetapi lebih tidak mudah lagi menjaga kesinambungannya dan terus menerus meningkatkannya sehingga SIPA dalam tahapan seperti saat ini.

Pada tahun-tahun sebelumnya penyelenggaraan SIPA dibanding tahun 2018 ini, telah mencapai kemajuan yang sangat menggembirakan. 

Sejatinya seni pertunjukan merupakan bernilai tinggi dan kompleks karena gabungan dari berbagai bidang seni. Seni pertunjukan mempunyai berbagai fungsi terkait dengan pemenuhan kebutuhan manusia antara lain religius, sosial, pendidikan, estetika, hiburan dan ekonomi.

Kekayakaan ide, karakter dan warisan budaya yang multi kultura ini, terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia merupakan modal utama bagi terus tumbuh berkembangan seni pertunjukan nasional. Dengan dukungan perkembangan ilmu pengetahuan, digital terutama multi media konektifitas makin membahagiakan semuanya dan kolaborasi antara pemangku kepentingan baik nasional maupun internasional makin mudah peningkatan-peningkatn tersebut.

"Digital sangat penting zaman sekarang, konektifitas internet juga penting sekali. Internet di Indonesia termasuk yang terbaik di dunia. Konektifitas internet lebih penting dari pada listrik," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, dengan koneksinya Indonesia dengan sebanyak 17 ribu pulau akan lebih cepat maju terutama anak muda dalam berkompetisi di dunia.

Menurut dia, kehadiran Bekraf diharapkan mempercepat pertumbuhan sub sektor seni pertunjukan di Indonesia melalui berbagai bentuk kerja sama dan fasilitas. Dukungan Bekraf seperti acara SIPA merupakan komitmen kuat Pemerintah Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dalam mendukung pembangunan industri kreatif nasional khususnya seni pertunjukan .

Pada tahun 2016 produk domestik bruto (PDB) sektor ekonomi kreatif Indonesia sudah mencapai nilai Rp922,59 triliun, dan dipastikan pada 2017 sudah mencapai Rp1.000 triliun atau sebuah angka tidak sendikit. Hal ini, berkat kerja keras dari para bekerja seni memanfaatkan melestarikan warisan budaya menjadi nilai ekonomi yang dapat mensejahterakan rakyat.

Selain itu nilai ekpsor ekonomi kreatif juga terus mengalami peningkatan, dan selama tahun 2016 menyumbang senilai Rp20 triliun atau sekitar 13, 77 nilai ekspor secara keseluruhan. Seni pertunjukan merupakan salah satu sub sektor ekonomi kreatif yang memiliki tingkat pertumbuhan tertinggi setiap tahunnya. Pada 2016 mengalami peningkatan sekitar 10 persen.

Oleh karena itu, kata dia, event-vent seni-seni pertunjukan seperti SIPA sebetulnya harus menjadi perhatian semuanya. Jika melihat pembukaan dan penutupan Asia Games 2018, dapat dilihat apa yang dimiliki warisan seni budaya jika dikemas dengan acara nilai yang mahal bisa menjadi kekaguman dunia.

Pada acara pembukaan SIPA 2018 di Solo, juga ikut hadir Staf Ahli Kementerian Pariwisata Bidang Multi Kultural Esti Reko Astuti, Wakil Wali Kota Suirakarta Achmad Purnomo, dan sejumlah kepada daerah lainnya di Indonesia. 
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar