Kepala stasiun Daop Purwokerto dibekali materi kehumasan

id Pelatihan kehumasan

Kepala stasiun Daop Purwokerto dibekali materi kehumasan

Kepala Perum LKBN Antara Biro Jawa Tengah Achmad Zaenal M memberi meteri dasar kehumasan dan jurnalistik bagi 43 kepala stasiun di wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto, Rabu (5-9-2018). (Foto: Sumarwoto)

Purwokerto (Antaranews Jateng) - Sebanyak 43 kepala stasiun di wilayah PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dibekali materi dasar kehumasan dan jurnalistik.

Pelatihan yang digelar di Gedung Diklat kompleks Depo Sarana PT KAI Daop 5 Purwokerto, Rabu (5/9), menghadirkan pembicara dari Humas Kantor Pusat PT KAI (Persero), yakni Franoto Wibowo dan Kuswardoyo serta Perum LKBN Antara Biro Jawa Tengah, yakni Achmad Zaenal M dan Idhad Zakaria.

Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto mengatakan pelatihan tersebut ditujukan untuk memberi bekal kepada para kepala stasiun terutama dalam bidang kehumasan.

"Kepala stasiun merupakan garda terdepan PT KAI sehingga mereka perlu memahami masalah kehumasan termasuk bagaimana saat bertemu dengan wartawan. Kami ingin agar para kepala stasiun tidak takut kepada wartawan," katanya.

Sementara saat memberikan materi, pewarta senior LKBN Antara Achmad Zaenal mengatakan jika PT KAI memiliki kegiatan menarik, jangan ragu untuk mengundang wartawan dan berbagi kesuksesan dengan media.

Dulu, kata dia, ada anggapan bahwa "bad news is good news" atau anggapan peristiwa buruk merupakan berita yang menarik. Akan tetapi saat ini, lanjut dia, berita yang bagus pun menjadi berita yang menarik.

Zaenal yang berkarir di Antara selama 25 tahun tersebut mencontohkan peluncuran Kereta Api Priority,  yang banyak diminati pembaca atau warganet (netizen).

"Jadi, kalau ada berita yang bagus, ajak media untuk memberitakan. Media yang sehat juga menggemari berita-berita tentang kemajuan dan pembangunan," ujar Zaenal, yang juga Kepala Perum LKBN Antara Biro Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Zaenal memberikan berbagai trik untuk menghadapi wartawan ketika terjadi insiden, misalnya kereta api menabrak truk.

Dalam menghadapi insiden, menurut dia, yang perlu disiapkan oleh pejabat humas, antara lain, mengumpulkan data akurat, menyajikan kronologi, menghadirkan narasumber kompeten, serta mepaparkan apa yang sudah, sedang, dan akan dilakukan.

Fotografer LKBN Antara Biro Jawa Tengah Idhad Zakaria memberikan materi fotografi khususnya kiat-kiat dalam mengambil sudut pandang foto yang menarik serta memenuhi kaidah jurnalistik.
Pewarta :
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar