42 petugas diterjunkan ke lokasi pemotongan hewan kurban Temanggung

id pantau penyembelihan

42 petugas diterjunkan ke lokasi pemotongan hewan kurban Temanggung

Ilustrasi - Petugas dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Temanggung memeriksa hewan di pasar hewan setempat menjelang Idul Adha 1439 H. (Foto: Heru Suyitno)

Temanggung (Antaranews Jateng) - Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menerjunkan sejumlah petugas untuk memeriksa hewan dan daging kurban pada Hari raya Idul Adha 1439 Hijriah.

Sekretaris Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Temanggung Ipung Mulyati di Temanggung, Selasa, mengatakan petugas terbagi pada sejumlah tim kecil sehingga bisa menjangkau ke lebih banyak tempat.

"Kami terjunkan sebanyak 42 petugas untuk memeriksa hewan dan daging kurban pada hari penyembelihan hewan kurban," katanya.

Ia mengharap hewan yang disembelih memiliki kesehatan prima, memenuhi syarat dari sisi fisik, kesehatan, dan umur.

Selain itu, daging yang diterima warga juga dalam keadaan yang baik dan sehat atau layak konsumsi.

Ia menuturkan 42 petugas tersebut disebar di 20 kecamatan yang ada di Temanggung. Mereka terdiri atas dokter hewan, paramedis, dan pegawai dari Dinas Perikanan dan Peternakan.

Menurut dia, titik yang dipantau, antara lain masjid, sekolah, dan tempat tertentu yang disitu memotong hewan kurban dalam jumlah banyak.

"Tempat yang memotong hewan dalam jumlah banyak biasanya menjadi kurang cermat dalam pemeriksaan. Seperti ada ternak yang badannya besar dan sehat tetapi setelah diperiksa ternyata belum cukup umur yang ditandai gigi belum poel," katanya.

Ia mengatakan petugas memastikan hewan yang dipotong memenuhi syarat dan sehat. Jika ada organ yang tidak layak dikonsumsi supaya dibuang.

"Memang diakui kadang ada hewan yang secara fisik bagus ternyata berpenyakit," katanya. 

Ia menuturkan petugas Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Temanggung,menjelang Idul Adha ini juga melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah pasar hewan. 
 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar