Pemuda lintas agama dan suku di Magelang rayakan HUT RI

id kedu bersaudara

Pemuda lintas agama dan suku di Magelang rayakan HUT RI

Salah satu adegan dalam fragmen Kemerdekaan yang dilakukan oleh Komunitas Sejarah di halaman Gereja Santo Ignatius Kota Magelang. (Heru Suyitno)

Magelang (Antaranews Jateng) - Pemuda lintas iman dari berbagai komunitas merayakan Hari Ulang Tahun ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia di kompleks Gereja Santo Ignatius Kota Magelang, Jawa Tengah.

Ketua Panitia Kedu Bersaudara, Wahyu Aryono Wibowo, di Magelang, Minggu mengatakan kegiatan Kedu Bersaudara merupakan rangkaian kegiatan "Srawung Persaudaraan Sejati" yang puncaknya akan digelar di Semarang pada 26-28 Oktober 2018.

"Selama tiga hari kami membuat acara dengan judul Kedu Bersaudara, dengan kegiatan pada 17 Agustus 2018 upacara di Museum BPK, 18 Agustus 2018 mengadakan kegiatan di Kelenteng Liong Hok Bio," katanya.

Ia menuturkan pada Minggu ada ekspo dan gelar kesenian lintas agama dari sejumlah komunitas di Gereja Santo Ignatius," katanya

Ia menuturkan sasaran kegiatan ini adalah orang muda, baik yang beragama Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu, dan Islam.

"Jadi memang lintas agama, lintas komunitas dengan mengundang anak-anak muda, maka yang kami tembusi sejumlah SMA dan SMP," katanya.

Ia berharap dengan kegiatan ini setiap orang semakin menyadari bahwa kebhinnekaan Indonesia merupakan napas.

"Jadi hari ini kita bersama-sama merayakan perbedaan bahwa perbedaan itu merupakan kekayaan, bukan suatu penderitaan. Maka kita akan bersama-sama menjadikan kebhinnekaan itu menjadi nafas kehidupan.

Ia mengatakan kegiatan ini untuk merawat kebhinnekaan guna menghindari hal-hal yang mau merusak kebhinnekaan.

"Jangan sampai ada skat-skat primodialisme, ini budayaku, ini agamaku sehingga kita tidak mau belajar satu sama lain. Hari ini kita melihat di tempat yang lebih luas bahwa Indonesia ini kaya, kita jadikan kebhinnekaan sebagai nafas dan kekuatan," katanya.

Ia menyebutkan sejumlah komunitas yang terlibat dalam kegiatan ini, antara lain dari Pondok Selamat Magelang, Komunitas Kali Bersih Magelang, Komunitas Sejarah, Pager Piring, GKJ magelang, Teater Sumber, dan Komunitas Buddha Temanggung.

Sebelum pementasan berbagai kesenian dari sejumlah komunitas, kegiatan tersebut diawali dengan fragmen Kemerdekaan yang dilakukan para pemuda dari Komunitas Sejarah. 
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar