Bupati Batang sidak proyek pembangunan bernilai miliaran rupiah

id Bupati Batang, sidak pembangunan

Bupati Batang sidak proyek pembangunan bernilai miliaran rupiah

Bupati Batang Wihaji sedang memeriksa laporan pengerjakan proyek pembangunan Puskesmas Kecamatan Bandar. (Foto: Kutnadi)

Batang (Antaranews Jateng) - Bupati Batang, Jawa Tengah Wihaji melakukan inspeksi mendadak pada sejumlah pengerjakan proyek pembangunan bernilai miliaran rupiah sebagai upaya mengantisipasi terjadinya masalah, Selasa.

"Kami tidak ingin lagi ada pekerjaan proyek pembangunan bermasalah seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya. Oleh karena, kami ingin mengetahui secara langsung di lapangan terhadap pekerjaan sejumlah proyek pembangunan," katanya di Batang, Selasa.

Menurut dia, proyek pembangunan fisik bermasalah dipastikan akan merugikan pemkab dan masyarakat sehingga hal itu perlu adanya pantauan secara langsung.

"Kami minta pada tahun ini jangan sampai ada pekerjaan proyek pembangunan bermasalah seperti halnya pembangunan RSUD yang masih menyisakan persoalan," kata Wihaji saat mengunjungi proyek pembangunan Puskesmas I Rawat Inap Kecamatan bandar.

Ia mengatakan pembangunan Puskesmas Bandar yang melalui anggaran dana alokasi khusus (DAK) dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara senilaiRp3,5 miliar itu harus dikawal bersama agar tidak bermasalah atau melanggar hukum.

"Mari kita kawal dan diawasi bersama pejabat pembuat komitmen (PPK) agar pelaksanaan proyek pembangunan dilaksanakan serius. Jangan main-main karena uang rakyat ini harus kita pertanggungjawabkan," katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Wihaji juga menemukan tahapan proyek yang progresnya seharusnya sudah mencapai 17 persen tetapi baru 11 persen dilakukan dalam 7 minggu.

"Ada keterlambatan pada pelaksanaan proyek pembangunan itu meski sedikit," katanya.

Ia menambahkan dengan banyaknya pasien yang harus mendapat pelayanan medis maka Puskesmas I Bandar ke depan akan dinaikan stausnya menjadi rumah sakit tipe C.

Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar