Sigit: Calon haji jangan bawa barang berlebihan

id pemkot magelang,calon haji

Sigit: Calon haji jangan bawa barang berlebihan

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito (kiri) menyalami para calon haji saat acara Pamitan JCH Kota Magelang di Pendopo Pengabdian Rumah Dinas Wali Kota Magelang, Senin (16/7). (Foto: Dokumen Humas Pemkot Magelang)

Magelang (Antaranews Jateng) - Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengingatkan jamaah calon haji dari daerah setempat untuk menjaga kesehatan dan tidak membawa barang dalam jumlah yang berlebihan agar perjalanan ke Tanah Suci lancar.

"Siapkan segala hal menjelang keberangkatan, jaga kesehatan, dan semua hal. Yang penting jangan berlebihan," katanya dalam pers rilis terkait dengan acara pamitan jamaah calon haji dari Kota Magelang di Pendopo Pengabdian Rumah Dinas Wali Kota Magelang di Magelang, Senin.

Ia menyatakan senang karena pemberangkatan mereka ke Tanah Suci tahun ini tidak membebani para jamaah.

"Tidak ada jamaah calon haji yang dibebani tahun ini. Angkutan tersedia, visa dibantu, koper diatur," katanya.

Ia menyatakan ikut mendoakan para calon haji agar menjalani semua rangkaian ibadah haji di Tanah Suci dengan lancar, menjadi haji yang mabrur, dan beroleh keselamatan mulai berangkat hingga pulang ke Magelang.

Sebanyak 189 calon haji Kota Magelang, termasuk satu anggota Tim Kesehatan Haji Daerah dari kota itu, masuk kelompok terbang 9, bergabung dengan jamaan calon haji dari Kabupaten Kebumen dan Temanggung. Mereka akan berangkat ke Tanah Suci melalui Embarkasi Adi Sumarmo di Solo pada 22 Juli 2018 dan kembali ke Tanah Air pada 2 September 2018.

Jamaah calon haji Kota Magelang itu terdiri atas 75 laki-laki dan 114 perempuan. Calon haji termuda berusia 35 tahun bernama Husnita Kurniasih dan tertua berumur 77 tahun bernama Luwiyah. Keduanya warga Kelurahan Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara.

Kepala Kementerian Agama Kota Magelang Anif Solikhin mengatakan pendaftaran haji tahun ini masih diberlakukan sistem tabungan haji sepanjang tahun, yakni penyetoran awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dalam bentuk tabungan. Mulai 2010 sampai saat ini, setoran awal BPIH masih Rp25 juta.

Mulai Januari 2018, katanya, setoran awal sudah tidak lagi melalui rekening Menteri Agama, namun melalui rekening Badan Pengelola Keuangan Haji.

Ia menjelaskan untuk memenuhi asas keadilan, besaran BPIH ditentukan berdasarkan embarkasi. Kota Magelang masuk Embarkasi Solo yang besarannya Rp35.933.275 untuk jamaah reguler dan Rp63.640.120 untuk Tim Pemandu Haji Daerah. (hms)

Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar