Jelang Lebaran, penjualan emas lesu

id Penjualan perhiasan

Jelang Lebaran, penjualan emas lesu

Solo - Suasana lengang di salah satu toko emas perhiasan jelang Lebaran di Solo (Foto: Aris Wasita)

Solo (Antaranews Jateng) - Penjualan emas perhiasan jelang Lebaran 2018 lesu seiring dengan penurunan daya beli masyarakat beberapa tahun terakhir.

"Tepatnya sejak tiga tahun lalu setiap jelang Lebaran penjualannya sepi, hanya meningkat sedikit jika dibandingkan hari normal," kata salah satu karyawan Toko Mas Gunting Umi di Solo, Rabu.

Ia mengatakan jika pada hari normal dalam satu hari penjualannya sekitar 10-15 item, untuk selama jelang Lebaran kali ini naik 2-3 kali lipat.

"Memang naiknya cukup banyak tetapi kalau dibandingkan dengan tiga tahun lalu kondisi sekarang ini berbeda jauh. Kalau dulu tokonya sampai penuh pembeli," katanya.

Ia mengatakan untuk harga emas perhiasan dengan kadar 40-50 persen saat ini di kisaran Rp270.000-300.000/gram. Kebanyakan masyarakat membeli emas perhiasan dengan berat 2-5 gram.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (Apepi) Jawa Tengah Bambang Yuwono mengatakan beberapa tahun terakhir penjualan emas perhiasan merosot.

"Hanya ada kenaikan sedikit jika dibandingkan hari normal. Bahkan di hari normal penjualan sudah benar-benar memprihatinkan," katanya.

Ia mengatakan kebanyakan masyarakat lebih memilih untuk membelanjakan uang mereka untuk barang-barang elektronik.

"Kalau jelang Lebaran ini biasanya yang ramai justru toko pakaian dan gadget. Kalau emas hanya tertentu, biasanya konsumen yang sudah tua," katanya.

Pewarta :
Editor: Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar