Semua korban kecelakaan di Brebes dijamin Jasa Raharja

id jasa raharja, kecelakaan di brebes

Semua korban kecelakaan di Brebes dijamin Jasa Raharja

Petugas Jasa Raharja KPJR Tegal mendatangi rumah sakit untuk mendata korban, baik yang meninggal maupun luka-luka. (Foto: Dok. PT Jasa Raharja)

Semarang (Antaranews Jateng) - Perseroan Terbatas Jasa Raharja menjamin semua korban kecelakaan yang diduga akibat truk tronton mengalami rem blong di Jalan Raya Tegal-Purwokerto, tepatnya sebelah utara TMP Bumiayu, Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Minggu sekitar pukul 16.00 WIB.

Kepala Cabang Jasa Raharja Jawa Tengah Harwan Muldidarmawan menegaskan bahwa seluruh korban terjamin Jasa Raharja. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964.

"Ahli waris korban meninggal dunia berhak mendapat santunan sebesar Rp50juta, sementara santunan korban luka-luka maksimal Rp20juta," kata Harwan Muldidarmawan.

Harwan mengatakan bahwa Jasa Raharja bertindak cepat untuk mendata para korban kecelakaan. Pada Minggu malam ini, seluruh petugas Jasa Raharja Tegal sudah turun ke lapangan untuk mendata ahli waris korban meninggal maupun korban luka yang saat ini masih dalam perawatan. Hal ini agar pihaknya dapat menyerahkan santunan secepatnya pada kesempatan pertama.

Jasa Raharja Jawa Tengah ikut berduka atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan korban yang masih dalam perawatan dapat pulih kembali.

Dalam rilis yang diterima Antara di Semarang, Minggu malam, menyebutkan bahwa truk tronton nomor H-1996-CZ bermuatan pupuk melaju dari selatan ke utara dengan kecepatan tinggi dan tidak bisa mengendalikan laju kendaraan sehingga menabrak KBM Toyota Calya Nopol E-1085-RE.

Setelah itu, menabrak beberapa sepeda motor di depannya, kemudian menabrak beberapa orang yang sedang berada di bahu jalan sebelah kiri, lalu menabrak rumah yang berada di sebelah barat jalan.

Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Tegal Aditya Angga Dewa mengatakan bahwa akibat kecelakaan tersebut 11 orang meninggal dunia, sementara jumlah korban luka-luka dirawat di RS Alam Medika.

"Hingga Minggu malam, petugas Jasa Raharja masih mendata korban kecelakaan tersebut," kata Aditya Angga Dewa.
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar