Lima warga negara asing ikuti kejuaraan paralayang

id Paralayang, Bupati batang wihaji

Lima warga negara asing ikuti kejuaraan paralayang

Atlet paralayang menunjukkan kebolehan pada kejuaraan paralayng di Bukit Sikhping, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Sabtu (28/4). (Foto Kutnadi)

Dengan mengembangkan tempat latihan paralayang maka akan membuka potensi destinasi wisata baru yang memiliki 'multiplayer` efek ekonominya
Batang (Antaranews Jateng) - Sebanyak lima warga negara asing dan puluhan atlet mengikuti kejuaraan paralayang "Bupati Batang Cup" di Bukit Sikuping, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu.

Bupati Batang Wihaji di Batang, Sabtu, mengatakan kejuaraan paralayang dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Ke-52 Kabupaten Batang itu mencatatkan sejarah kali pertama dilaksanakan di daerah setempat.

"Atlet dari berbagai daerah sudah melakukan uji coba tempat untuk paralayang dan ternyata tanggapan mereka sangat antusias karena pemandangan alamnya sangat menarik dengan melihat hamparan sawah, perbukitan karet, dan lautnya," katanya.

Sebanyak lima negara yang mengikuti kejuaraan paralayang tersebut, yaitu Turki, Libia, Kirgistan, Madagaskar, dan Lithuania.

Ia mengatakan ke depan lokasi Bukit Sikuping tidak sekadar tempat pusat latihan olahraga paralayang melainkan pemkab akan mengagendakan kejuaraan itu di tingkat nasional.

"Melalui kejuaraan paralayang ini maka hal ini juga untuk mendukung program `Visit to Batang 2022`. Dengan mengembangkan tempat latihan paralayang maka akan membuka potensi destinasi wisata baru yang memiliki `multiplayer` efek ekonominya," katanya.

Selain itu, kata dia, pemkab juga serius mengembangkan porensi olahraga paralayang, dengan menata semua penunjang, seperti infrastruktur dan persyaratan lain.

"Tentunya, kami juga akan melibatkan masyarakat agar mereka ikut memiliki dan merawat tempat untuk olahraga penuh tantangan itu," katanya.

Ia berharap dengan adanya tempat olahraga paralayang tersebut, akan muncul bibit baru atlet paralayang berasal dari daerah setempat.

"Kita akan mengajak pelajar Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas mencoba olahraga paralayang itu," katanya.

Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Yuswanto mengatakan kejuaraan paralayang juga diikuti oleh atlet pilot paralayang dari berbagai daerah di Jawa Tengah, seperti Semarang, Solo, dan Magelang.

"Selain dari lima negara asing, kejuaraan itu diikuti 30 atlet lokal. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu Sabut (28/4) dan Minggu (29/4)," katanya.

 
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar