Jelang Ramadhan, masyarakat diminta waspadai kriminalitas

id polisi

Jelang Ramadhan, masyarakat diminta waspadai kriminalitas

Seorang anggota polisi berada di depan gedung baru Polda Jateng, saat peresmian gedung tersebut di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (23/3). Gedung baru berlantai tujuh yang dilengkapi helipad di bagian atapnya tersebut dibangun dengan anggaran sebesar Rp50,8 miliar pada 2016 dan Rp132 miliar pada 2017. ANTARA FOTO/R. Rekotomo/tom/18.

Semarang (Antaranews Jateng) - Kepala Biro Pembinaan dan Operasional Mabes Polri Brigjen Polisi Imam Sugianto meminta kepolisian jajaran mewaspadai peningkatan tindak kriminalitas menjelang Ramadhan.

"Tren gangguan kemtibmas pada 2016 dan 2017 naik," kata Imam di Semarang, Senin.

Menurut dia, peningkatan itu terjadi pada tindak kriminalitas jenis pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan hingga pencurian kendaraan bermotor.

Pada triwulan pertama 2018 ini, lanjut dia, tindak kriminalitas tersebut juga masih harus menjadi perhatian.

Menurut dia, tindak pidana pencurkan diperkiarakan akan terjadi menjelang Ramadhan.

Karena itu, dia meminta kesatuan di tingkat krwilayahan untuk memassifkan operasi cipta kondisi.

"Kejahatan harus bisa ditekan jelang lebaran," katanya.

Meski tingkat kriminalitas naik, lanjut dia, angka kejadian kecelakaan lalu lintas dan korban tewas mengalami penurunan pada periode 2016 dan 2017.

"Kecelakaan turun tetapi pelanggaran naik. Ini menunjukkan aktivitas jajaran kepolisian memang berada di lapangan," katanya.

Pada lebaran tahun ini, dia mengharapkan keberhasilan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan korban meninggal dunia bisa ditingkatkan.
Pewarta :
Editor: Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar