Rusak terkena gempa, siswa SMP Kalibening UN di tenda (VIDEO)

id ujian nasional tenda,sekolah rusak akibat gempa

Rusak terkena gempa, siswa SMP Kalibening UN di tenda (VIDEO)

Siswa kelas 9 SMPN 2 Kalibening, Banjarnegara, Senin (23-4-2018), melaksanakan ujian nasional di tenda karena ruangan kelas rusak akibat gempa. (Foto: Sumarwoto)

Banjarnegara (Antaranews Jateng) - Sebanyak 60 siswa kelas 9 Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah melaksanakan ujian nasional di tenda yang didirikan di halaman sekolah karena ruangan kelas rusak akibat gempa.

Sebelum mengerjakan soal UN hari pertama berupa mata pelajaran Bahasa Indonesia, seluruh siswa diberi motivasi oleh guru serta Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara Noor Tamami di halaman sekolah, Senin.

Saat ditemui wartawan, Noor Tamami mengatakan UN bagi siswa kelas 9 SMPN 2 Kalibening dilaksanakan di dalam tenda karena ruang kelas dalam kondisi rusak akibat gempa.

Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) telah menyiapkan tiga tenda, masing-masing digunakan untuk 20 peserta ujian nasional. Ujian nasional akan dilaksanakan hingga hari Kamis (26/4), katanya.

Terkait dengan kegiatan belajar mengajar bagi siswa kelas 7 dan kelas 8 SMPN 2 Kalibening, dia mengatakan hal itu nantinya akan dilaksanakan di tenda yang disiapkan Kemendikbud itu.

Ia mengharapkan perbaikan gedung sekolah yang rusak akibat gempa itu dapat selesai pada bulan Juni.

Dengan demikian, kata dia, siswa yang selama ini belajar di tenda, akan kembali menerima pelajaran di kelas pada tahun ajaran baru.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Kalibening Rochmat Kuncoro mengatakan siswa kelas 9 yang berjumlah 60 siswa, seluruhnya hadir mengikuti ujian nasional di sekolah.

"Kami semula memang menerima informasi jika ada salah seorang siswa kelas 9 yang sakit dan dirawat di puskesmas. Namun sekarang siswa tersebut telah hadir di sekolah untuk mengikuti ujian nasional," katanya.

Sebelumnya, pihak SMPN 2 Kalibening telah menyiapkan tiga ruang kelas yang sekiranya masih layak untuk pelaksanaan ujian nasional.

Hal itu dilakukan karena sebagian besar ruangan mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi pada hari Rabu, 18 April 2018.

Akan tetapi dengan berbagai pertimbangan, ujian nasional dilaksanakan di dalam tenda.

 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar