Ganjar dorong jumlah sekolah inklusi bertambah

id ganjar,paud nusa indah

Ganjar dorong jumlah sekolah inklusi bertambah

Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak foto bersama siswa-siswi PAUD Nusa Indah, Semarang. (Foto : Tim Kampanye Ganjar-Yasin)

Semarang (Antaranews Jateng) - Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong jumlah sekolah inklusi di berbagai tingkatan bertambah sebagai bentuk kepedulian terhadap penyandang disabilitas.

"Jumlah sekolah inklusi di Jateng masih sangat kurang sehingga mengakibatkan banyaknya anak penyandang disabilitas kesulitan mengakses pendidikan yang layak," kata Ganjar di Semarang, Rabu.

Menurut Ganjar, jumlah sekolah inklusi bisa ditambah dengan menambah guru pendamping atau menjalin kerja sama dengan aktivis pendamping difabel.

"Sekolah inklusi masih kurang, kita akan dorong dengan menambah guru khusus difabel di sekolah umum bisa dengan penambahan guru sendiri atau dari luar seperti sukarelawan. Jadi kalau pendampingannya bagus mental anak ini akan bagus juga," ujarnya.

Hal tersebut disampaikan cagub yang berpasangan dengan Calon Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen itu saat berkunjung ke Pendidikan Anak Usia Dini Nusa Indah Jaya, Kota Semarang.

Ganjar secara khusus mengapresiasi PAUD yang beralamat di Kedungsari RT 03 RW 08, Desa Rowosari, Kecamatan Tembalang itu karena sudah bersedia menerima siswa difabel.

"Terima kasih pada aktivisnya, ini kepedulian luar biasa. Tadi disampaikan fasilitasnya kurang kita coba bantu `assessment`, misalnya alat penjemput dan penambahan pendamping," katanya.

Politikus PDI Perjuangan itu mengakui pendidikan untuk anak difabel masih kurang, bahkan di Desa Rowosari sendiri ada sekitar 100 anak difabel, tapi PAUD setempat hanya mampu menampung sekitar 30 anak bekerja sama dengan Komunias Difabel Arrizqi.

Dalam kunjungannya ke PAUD Nusa Indah, Ganjar didampingi Ketua DPC PDIP Kota Semarang Hendrar Prihadi yang juga menjabat Wali Kota Semarang.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar