50 kabupaten/kota jadi sasaran diseminasi Iptek LIPI

id sasaran diseminasi,iptek lipi

50 kabupaten/kota jadi sasaran diseminasi Iptek LIPI

Kepala Bidang Inkubasi dan Alih Teknologi LIPI, Sasa Sofyan Munawar (kiri) menyerahkan bibit durian kepada penjabat sementara Bupati Temanggung Sudaryanto (kanan). (Foto Heru Suyitno)

Temanggung (Antaranews Jateng) - Sebanyak 50 kabupaten/kota menjadi sasaran diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi Lembagai Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), kata Kepala Bidang Inkubasi dan Alih Teknologi LIPI, Sasa Sofyan Munawar.

Sofyan di Temanggung, Kamis, mengatakan Kabupaten Temanggung merupakan kabupaten/kota ke delapan tahun ini yang mendapatkan diseminasi iptek LIPI yang dimulai Februari 2018.

"Mudah-mudahan sebelum akhir tahun diseminasi iptek di 50 kabupaten/kota tersebut bisa selesai dan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tahun-tahun sebelumnya," katanya usai diseminasi Iptek LIPI di Desa Ngropoh, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung.

Diseminasi iptek LIPI merupakan kegiatan penyebarluasan ilmu pemngetahuan dan teknologi LIPI kepada masyarakat.

Sasa mengatakan berdasarkan hasil survei dan hasil kerja sama dengan Pemkab Temanggung banyak komoditi di Desa Ngropoh ini yaitu durian dan kopi yang kemungkinan produksi maupun olahannya masih bisa ditingkatkan.

Ia menuturkan di LIPI ada beberapa peneliti yang dalam kesehariannya punya kegiatan atau penelitian yang sudah membantu di beberapa daerah dalam usaha meningkatkan produksi melalui budidaya dan pengolahan produk.

"Kami mencoba hadir untuk menyumbangkan ilmu pengetahuan kepada masyarakat sehingga bermanfaat bagi masyarakat, minimal LIPI semakin terkenal dan tidak lagi ada masyarakat yang belum mengetahui LIPI sebagai Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia," katanya.

Ia mengatakan visi LIPI sekarang adalah menjadi lembaga ilmu pengetahuan berkelas dunia, tetapi juga dapat membantu meningkatkan daya saing masyarakat.

Ia menyampaikan langkah riil dalam diseminasi ini selain memberikan pengkayaan ilmu pengetahuan kepada masyarakat tentang teknik-teknik budi daya, juga konservasi.

"Kalau dilihat kawasan ini sangat subur, beraneka ragam tumbuhan dan hayati lainnya maka perlu juga memberikan pengetahuan tentang konservasi. Ada pengkayaan materi, peningkatan pemahaman dan tentu akan ada praktik yang diberikan pada masyarakat," katanya.

Pada kegiatan tersebut LIPI juga memberikan bantuan kepada Desa Ngropoh berupa 2.000 bibit durian, 2.000 bibit kopi robusta, dan 110 kilogram pupuk organik.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar