Pemkab Batang gandeng Kejari cegah korupsi di BUMD

id pemkab batang,kejari cegah korupsi

Pemkab Batang gandeng Kejari cegah korupsi di BUMD

Bupati Batang, Wihaji menandatangani kerja sama pencegahan korupsi dengan Kejari Batang. (Foto Kutnadi)

Batang (Antaranews Jateng) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menggandeng Kejaksaan Negeri dengan melakukan penandatanganan nota kesepahaman/memorandum of understanding (MoU) pencegahan tindak korupsi pada Badan Usaha Milik Daerah.

Bupati Batang Wihaji di Batang, Kamis, mengatakan bahwa pemkab serius menciptakan lingkungan pemerintahan yang bersih dari korupsi dengan menggandeng Kejari Batang.

"Ini komitemen bersama untuk melakukan pencegahan tindak korupsi pada BUMD agar ke depan jangan sampai ada pelanggaran hukum," katanya.

Ia mengatakan penandatanganan perjanjian kerja sama ini sebagai payung hukum kejari untuk melakukan pendampingan hukum supaya tidak terjadi pelanggaran hukum karena bidang pelayanan publik.

"Kejari akan melakukan pendampingan hukum ketika ada masalah seperti di PDAM, BPR, BKK, dan Bapera karena tidak menutup kemungkinan ada masalah dengan pelanggan maupun nasabah," katanya.

Menurut dia, meski BUMD sudah melakukan kerja sama dengan kejari bukan berarti mereka kebal terhadap hukum tetapi hal itu lebih pada pencegahan terhadap pelanggaran hukum.

"BUMD tidak kebal terhadap hukum walaupun sudah kerja sama dengan kejari kalau ada pelanggaran hukum tetap akan ditindak tegas," katanya.

Kepala Kejari Batang, Nova Elida Saragih mengatakan penandatanganan kerja sama dengan BUMD dalam bidang perdata dan tata usaha negara yang fungsinya untuk memberikan bantuan hukum dan pertimbangan hukum.

"Tentunya dalam melakukan kegiatan BUMD tidak terlepas dari permasalahan agar tidak terjadi di kemudian hari sehingga bisa minta pada kami melakukan bantuan hukum dan pertimbangan hukum," katanya.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar