Pelaporan pajak pribadi capai 32,68 persen

id Spt

Pelaporan pajak pribadi capai 32,68 persen

Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo saat melaporkan SPT Tahunan melalui e-filing (Foto: Aris Wasita)

Solo (Antaranews Jateng) - Pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahun Pajak 2017 wajib pajak orang pribadi (WP OP) di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah II hingga saat ini mencapai 32,68 persen.

"Totalnya untuk WP OP yang sudah melaporkan SPT mencapai 240.385 WP," kata Kepala Kanwil DJP Jateng II Rida Handanu di Solo, Selasa.

Berdasarkan data, dikatakannya, jumlah WP OP yang wajib SPT di Kanwil DJP Jateng II sebanyak 735.596 WP.

Ia mengatakan sebagai rincian untuk WP OP dari kalangan usahawan sebanyak 21.062 WP, dari karyawan dengan penghasilan di atas Rp60 juta/tahun sebanyak 105.032 WP, dan WP OP dari karyawan dengan penghasilan di bawah Rp60 juta/tahun sebanyak 114.291 WP.

Sementara itu, untuk SPT dari WP badan saat ini mencapai 18,22 persen atau sebanyak 10.117 WP dari total WP badan wajib lapor SPT sebanyak 55.858 WP.

Ia berharap jumlah tersebut terus meningkat seiring sosialisasi yang terus dilakukan oleh Kantor Pajak. Sesuai dengan target dari pusat, dikatakannya, tingkat kepatuhan WP melaporkan SPT minimal 75 persen dari total WP wajib lapor SPT.

"Untuk di wilayah Jawa Tengah II total WP wajib lapor SPT Tahunan sebanyak 791.454 WP," katanya.

Ia mengatakan untuk batas waktu pelaporan WP OP yaitu tanggal 31 Maret 2018 dan WP badan 30 April 2018.

"Pajak merupakan sumber penerimaan negara, jadi kami mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil bagian bergotong-royong dalam?mendanai pembangunan nasional. Dalam hal ini kami mengajak WP untuk disiplin menghitung, membayar, dan melaporkan pajak secara jujur dan benar," katanya.

Sementara itu, jika pada minggu lalu Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo telah melaporkan SPT Tahunan melalui e-filing, pada hari ini giliran Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo yang melakukan hal serupa.

"Di sini saya juga mengimbau agar seluruh kalangan mulai dari pengusaha hingga pegawai segera melaporkan SPT. Sekarang kita dipermudah dengan pelaporan melalui e-filing, jadi tidak perlu menunda untuk segera melaporkan," katanya.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar