Dokter ahli segera tangani penderita kanker tulang

id Penderita kanker tulang,fikram

Dokter ahli segera tangani penderita kanker tulang

Fikram (berkaos merah) saat ini berada di PMI Surakarta (Foto: Aris Wasita)

Solo (Antaranews Jateng) - Sejumlah dokter ahli segera menangani penderita kanker tulang, Muhammad Fikram Haqi (10) yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

"Tim dokter akan melakukan asesmen dan observasi terlebih dahulu untuk melihat lebih dalam penyakit yang diidap Fikram," kata dokter yang mendampingi pemeriksaan awal pasien itu, Sri Pratomo, di Solo, Rabu.

Ia mengatakan hasil sementara dari observasi tersebut tumor yang diidap bocah kelahiran Sukabumi, Jawa Barat itu ganas.

Meski demikian, pihaknya belum mengetahui secara pasti jenisnya.

"Oleh karena itu, kami perlu melihat hasil operasi yang telah dilakukan sebelumnya. Kami akan bersinergi dengan beberapa dokter untuk menangani penyakit yang diderita Fikram," kata Ketua Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Kedokteran (IKA FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta itu.

Nantinya, pihaknya akan menggandeng beberapa ahli dalam menangani penyakit Fikram, di antaranya ahli bedah, ahli tulang, dan psikolog untuk meningkatkan psikologi Fikran yang trauma pascaoperasi.

"Selain itu, kami juga sudah menjadwalkan bertemu ibu Fikram untuk membahas tahapan yang akan ditempuh selama pengobatan," katanya.

Dalam waktu dekat ini, ibu kandung penderita kanker tulang tersebut, dijadwalkan menemui tim dokter khusus yang akan menangani pengobatan lanjutan tersebut.

Fikram saat ini berada di PMI Surakarta untuk melakukan pemeriksaan awal dengan tim dokter khusus yang akan membantu kesembuhannya.

Didampingi bibinya, Rita Pardila (25), Fikram menjalani pemeriksaan dengan tim medis serta melakukan tanya jawab tentang apa yang dirasakannya selama menderita penyakit tersebut.

"Sejauh ini sudah ada tiga operasi yang dilakukan, pertama di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung pada Februari 2016, kedua di RSCM Jakarta pada pertengahan November 2016, dan ketiga juga di RSCM pada 2017," kata Rita.



 
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar