Harga cabai di Solo meroket

id harga cabai,naik

Harga cabai di Solo meroket

Seorang pedagang cabai saat melayani pembeli di pasar tradisional Kota Solo. (Foto: Bambang Dwi Marwoto)

Solo (Antaranews Jateng) - Harga cabai di pasar tradisional Kota Solo pada musim hujan rata-rata mengalami kenaikan Rp1.000/kilogram hingga Rp2.000/kg, namun harga kebutuhan pokok lainnya masih stabil.

Berdasarkan pantauan di Pasar Sidodadi Kleco Solo, Rabu, menyebutkan, harga cabai rawit merah rata-rata jual naik dari Rp52.000/kg kini menjadi Rp53.000/kg, sedangkan pada Januari hanya dijual Rp40.000/kg, Rawit hijau dari Rp24.000/kg kini menjadi Rp25.000/kg, cabai merah besar Rp38.000/kg menjadi Rp40.000/kg.

Menurut Sajiyem (40) salah stau pedagang di Pasar Sidodadi Kleco Solo, kenaikan cabai dimulai sejak awal Pebruari mulai dari Rp40.000/kg kemudian naik Rp45.000/kg, naik lagi menjadi Rp52.000/kg, dan kini menjadi Rp53.000/kg.

Sajiyem menerangkan kenaikan harga cabai diperkirakan karena pasokan barang dari daerah centra produksi seperti Cepogo Boyolali, Tawangmangu Karanganyae dan Salatiga menurun, tetapi stok barang di pasar masih cukup.

Harga sayuran lainnya seperti bawang putih dijual stabil Rp38.000/kg, bawang merah Rp20.000/kg, wortel Rp12.000/kg, kubis Rp7.000/kg, kentang Rp17.000/kg, dan tomat Rp10.000/kg, sedangkan pasokannya lancar.

Sidiq (39) pedagang lainnya di pasar yang sama mengatakan harga beberap kebutuhan pokok tetap stabil, kecuali telur turun dari Rp22.000/kg turun menjadi Rp21.500/kg. Harga gula pasir tetap dijual Rp11.000/kg, minyak goreng curah Rp12.000/kg, dan beras C4 dijual antara Rp11.000 hingga Rp13.000/kg tergantung kualitasnya.

Menurut Sidiq pasokan barang ke pasar lancar dan persediaan di pedagang sangat cukup, dan seperti beras mulai bertambah karena sedang musim panen di daerah.

Harga barang kebutuhan pokok lainnya seperti daging sapi dijual stabil mulai dari Rp95.000/kg hingga Rp100.000/kg, kemudian daging ayam juga stabil Rp32.000/kg, dan daging kambing Rp80.000/kg.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Subagyo saat dikonfirmasi soal kenaikan harga cabai membenarkan karena pengaruh dari pasokan yang berkurang, kebutuhan masyarakat juga meningkat pada musim hajatan.

Namun, masyarakat Solo dengan harga tersebut masih terjangkau dan tidak ada kendala. Mereka yang terpenting stok di pasar tetap ada.

Subagyo mengatakan komuditas cabai dipasok dari daerah centra produksi seperti Jember Jatim, Banyuwangi, Tawangmangu Karanganyar, Kopeng Salatiga, dan Selo serta Cepogo Boyolali. Pada musim ekstrem ini, memang berdampak pada produksi cabai. *
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar