Perpuhi gelar Umrah Travel Fair

id perpuhi, pameran umrah, solo

Perpuhi gelar Umrah Travel Fair

Ketua Perpuhi Solo Her Suprabu (Foto: Aris Wasita)

Solo (Antaranews Jateng) - Persaudaraan Pengusaha Travel Umrah Haji Indonesia (Perpuhi) berupaya menjawab keraguan masyarakat melalui pergelaran pameran "Perpuhi Umrah Travel Fair" yang dilaksanakan pada tanggal 23-25 Februari 2018.

"Tujuan pameran ini agar kami makin dekat dengan masyarakat dan menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap biro umrah yang benar-benar serius menggarap pasar umrah," kata Ketua Perpuhi Her Suprabu di Solo, Senin.

Ia mengatakan pada kegiatan tersebut Perpuhi sekaligus akan mengedukasi jamaah dan biro umrah untuk terus berhati-hati dalam memberikan pelayanan yang baik.

"Oleh karena itu, pada PUTF ke-4 tahun 2018 kami mengambil tema `Amanah Melayani Jemaah`, dimana kepercayaan masyarakat atau calon jamaah umrah yang menurun akan kami kembalikan dengan pameran tersebut. Bukan semata-mata menjual paket umrah tetapi juga edukasi yang kami berikan," katanya.

Ia mengatakan acara yang diikuti 28 biro umrah dan 2 hotel mitra biro yang biasanya digunakan sebagai lokasi manasik tersebut menargetkan transaksi sebesar Rp20 miliar.

"Kami optimistis target ini dapat tercapai karena saat ini sebelum pameran dimulai, sudah ada 1.000 orang yang sudah membeli paket umrah dengan total nilai Rp12,5 miliar baru untuk tiketnya," katanya.

Sementara itu, ia memperkirakan pada musim umrah tahun ini akan ada 15.000-17.000 orang yang melakukan perjalanan umrah melalui Kota Solo.

"Kota Solo sejauh ini potensinya cukup besar. Harapannya kepercayaan masyarakat akan kembali tumbuh seiring dengan edukasi yang kami lakukan," katanya.

Di sisi lain, pihaknya mendorong biro perjalanan umrah untuk segera memiliki izin kantor cabang maupun pusat masing-masing karena sampai saat ini masih ada yang menggunakan izin konsorsium atau bentuk kerja sama antarbiro perjalanan yang mendapatkan izin dan belum berizin.
Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar