Arus jalur selatan Jawa Tengah macet akibat banjir lumpur

id banjir lumpur,jalur selatan jateng

Arus jalur selatan Jawa Tengah macet akibat banjir lumpur

Petugas Polres Cilacap memberlakukan sistem buka-tutup untuk mengurai kemacetan akibat banjir lumpur di ruas jalan nasional depan Pasar Cilumuh, Desa Rejodadi, Kecamatan Cimanggu, Cilacap, Kamis (8/2/2018) petang. (Foto: Dok. BPBD Cilacap)

Cilacap (Antaranews Jateng) - Arus lalu lintas di jalur selatan Jawa Tengah dilaporkan mengalami kemacetan akibat banjir lumpur di depan Pasar Cilumuh, Desa Rejodadi, kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cilacap Tri Komara Sidhy.

"Berdasarkan laporan yang kami terima, banjir lumpur tersebut terjadi pada pukul 17.40 WIB saat hujan lebat mengguyur wilayah barat Cilacap," katanya di Cilacap, Kamis malam.

Ia mengatakan ruas jalan nasional yang berada di depan Pasar Cilumuh, Desa Rejodadi, Kecamatan Cimanggu, tertutup lumpur sepanjang 100 meter dengan ketebalan berkisar 5--10 centimeter.

Akibat kejadian tersebut, kata dia, petugas dari Kepolisian Resor Cilacap memberlakukan sistem buka-tutup untuk mengurai kemacetan.

"Mobil pemadam kebakaran dari UPT BPBD Wilayah Majenang telah dikerahkan untuk menyemprot lumpur yang menutup ruas jalan nasional tersebut," katanya.

Selain banjir lumpur, kata dia, di Desa Negarajati, Kecamatan Cimanggu, juga dilaporkan terjadi tanah longsor pada pukul 15.45 WIB akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut.

Menurut dia, kejadian tersebut mengakibatkan ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Dusun Tegaluhur dan Desa Negarajati tertutup material longsoran sepanjang 10 meter dengan ketebalan 10--1,5 meter dan lebar 5 meter.

"Kami akan segera melakukan penanganan terhadap material longsoran yang menutup ruas jalan kabupaten itu," katanya. 
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar