Ganjar: istri saya cuti agar bisa kampanye

id ganjar pranowo,gowes di temanggung

Ganjar: istri saya cuti agar bisa kampanye

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama istrinya Siti Atiqoh mengikuti gowes dalam Sport Day Temanggung dengan start dan finish di halaman Temanggung TV (Heru Suyitno) (Heru Suyitno/)

Temanggung (Antaranews Jateng) - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang bakal maju pada Pilkada Jateng 2018 menuturkan istrinya Siti Atikoh telah cuti sebagai pegawai negeri sipil untuk bisa mendampinginya dalam masa kampanye mendatang.

"Memang kemarin sempat terjadi kontroversi, istri saya dipanggil Bawaslu gara-gara ikut mendaftar ke KPU dianggap tidak netral sebagai PNS," katanya di Temanggung, Minggu.

Ia mengatakan hal tersebut usai mengikuti gowes dalam Sport Day Temanggung dengan start dan finish di halaman Temanggung TV.

"Memang istri saya tidak netral, pasti mendukung saya. Tetapi saya kira dia punya etika karena sejak awal melakukan cuti dan akhirnya kemarin sudah muncul surat dari Kemendagri," katanya.

Ia menuturkan dengan teguran dari Bawaslu Provinsi Jateng terhadap istrinya, pihaknya mencoba menghubungi Kemenpan, Kemendagri, KPU, dan Bawaslu untuk klarifikasi.

"Semua saya telepon, kenapa istri saya tidak boleh mendampingi saya. Konteks netralitas mesti dalam arti luas, kalau mendampingi suami jangan dilarang, karena istri saya cuti di luar tanggungan negara, tidak mikirin pangkat dan gaji," katanya.

Ia mengatakan dengan kasus tersebut alhamdulillah muncul perbaikan, soal netralitas tidak membabi buta.

"Jangan sampai gara-gara pilkada, kandidat ini menjadi sesuatu yang `haram`, saya ini menjadi sesuatu yang haram, mendekat istri kemarin tidak boleh, selfie tidak boleh, apa-apa tidak boleh, aku menjadi tidak enak banget rasanya, kok berlebihan," katanya.

Ia mengatakan saat KPU melakukan coklit di rumahnya, dirinya menyampaikan pada KPU dan Bawaslu mengapa kampanye di lembaga pendidikan tidak boleh.

"Bayangkan kita kampanye di kampus, berdebatnya malah lebih intelektual," katanya.
Pewarta :
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar