Pemutakhiran data pemilih, KPU Pati libatkan 2.337 petugas

id KPU Pati

Pemutakhiran data pemilih, KPU Pati libatkan 2.337 petugas

Ketua KPU Pati Much. Nasich tengah memberikan pengarahan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Pati, Jawa Tengah, di aula KPU Pati, Sabtu (13/1). (foto: KPU Pati)

Pati (Antaranews Jateng) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati, Jawa Tengah melibatkan 2.337 petugas pemutakhiran data pemilih untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jateng 2018, kata Anggota KPU Pati Ahmad Jukari.

Dalam menjalankan tugas pemutakhiran data pemilih, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) akan melakukan pencocokan dan penilitan (coklit) ke rumah-rumah pemilih yang dijadwalkan 20 Januari 2018, ujarnya di Pati, Sabtu.

Ia mengatakan jumlah PPDP yang disiapkan KPU Pati untuk pemutakhiran data pemilih dalam Pilgub Jateng 2018 lebih banyak dibandingkan dengan jumlah PPDP saat pemilihan bupati dan wakil Bupati Pati tahun 2017.

Saat itu, kata Jukari, KPU Pati hanya mengerahkan 2.295 PPDP.

"Dengan demikian jumlah PPDP dalam Pilgub Jateng kali ini bertambah 42 personel," ujarnya.

Penambahan tersebut, kata dia, seperti halnya jumlah tempat pemungutan suara (TPS) Pilkada Jateng yang juga bertambah 42 TPS menjadi 2.337 TPS.

Ia berharap adanya tambahan jumlah TPS dan petugas PPDP tersebut bisa menambah kualitas data pemilih tetap yang akan ditetapkan sekaligus menambah mendekatkan pemilih dengan TPS tempat memilih.

Rencananya, lanjut dia, PPDP akan diberikan bimbingan teknis secara serentak pada tanggal 16-17 Januari 2018.

Terkait persiapan pemutakhiran data pemilih Pilkada Jateng 2018, kata dia, KPU Pati juga menggelar bimbingan teknis untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hari ini (13/1).

"PPK maupun Panitia Pemungutan Suara (PPS) juga diinstruksikan untuk melakukan pendampingan petugas PPDB saat melakukan coklit," ujarnya.

Nantinya, lanjut dia, PPK juga diminta melakukan monitoring untuk memastikan semua warga yang memiliki hak pilih agar tidak kehilangan hak pilihnya. 
Pewarta :
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar