Sosialisasikan pilkada, KPU Temanggung manfaatkan medsos

id kpu temanggung,wiwik handayani

Sosialisasikan pilkada, KPU Temanggung manfaatkan medsos

Ilustrasi - Ketua KPU Kabupaten Temanggung, Sujatmiko saat membuka penutup gunungan dalam peluncuran maskot Pilkada Temanggung 2018. (Foto: Heru Suyitno)

Temanggung (Antaranews Jateng) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menyosialisasikan Pilkada 2018 dengan memanfaatkan media sosial, kata komisioner KPU setempat, Wiwik Handayani.

"Selain itu, kami juga menyosialisasikan pilkada berbasis keluarga secara door to door dan memanfaatkan forum-forum warga," katanya di Temanggung, Jumat.

Ia mengatakan sosialisasi melalui media sosial (medsos) dilakukan lewat akun-akun resmi KPU Temanggung, PPK dan PPS serta dari akun-akun pribadi penyelenggara pemilu dari komisioner hingga penyelenggara ad hoc, seperti anggota PPK, KPPS, dan PPS.

Ia menuturkan semua panitia ad hoc dilibatkan dalam sosialisasi di medsos, baik instagram, facebook, twiter dan lainnya. Selain itu, juga melalui web KPU dan radio.

Menurut dia sosialisasi melalui medsos cukup efektif karena saat ini semua kalangan masyarakat menggunakan medsos.

Ia mengatakan sosialisasi juga dilakukan dengan memanfaatkan forum warga, antara lain kumpulan PKK, pertemuan bulanan RT, dan pertemuan dasawisma. Selain itu dengan mendatangi warga dari rumah ke rumah bersamaan dengan pendataan atau pemutakhiran data pemilih yang dilakukan oleh petugas pemutakhiran data pemilih dan juga saat menyampaikan surat pemberitahuan pemilih.

"Memanfaatkan forum warga ini efektif dan hemat biaya karena kami hanya menumpang acara, memanfaatkan waktu sekitar 10-15 menit untuk sosialisasi pilkada," katanya.

Ia megatakan materi yang disosialisasikan dalam forum warga, basis keluarga, dan medsos meliputi informasi kegiatan, tahapan, dan meminta masyarakat terlibat aktif mengkritisi, memberi informasi, dan mengawal pilkada sejak tahapan awal. Saat KPU mengumumkan pasangan calon dalam pilkada, masyarakat diminta aktif memberikan masukan dan kritis sebagai bahan pertimbangan KPU.

"Kami berharap sosialisasi cara ini bisa mendongkrak tingkat partisipasi pemilih hingga memenuhi target 85 persen. Target ini lebih tinggi dari capaian tingkat partisipasi pemilih pada pilkada Temanggung 2013 yang hanya mencapai 83 persen," katanya.

Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar