UMP luncurkan empat prodi baru pascasarjana

id ump

UMP luncurkan empat prodi baru pascasarjana

Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Syamsuhadi Irsyad saat memberi sambutan dalam acara peluncuran empat program studi baru di halaman Kampus UMP, Dukuh Waluh, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (10/1/2018). (Foto: Sumarwoto)

Purwokerto, (Antaranews Jateng) - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, secara resmi meluncurkan empat program studi (prodi) baru untuk jenjang pascasarjana atau magister.

Peluncuran tersebut dilakukan oleh Rektor UMP Syamsuhadi Irsyad di halaman Kampus UMP, Dukuhwaluh, Purwokerto, Rabu.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor mengatakan empat prodi baru yang diluncurkan terdiri atas Program Studi Magister Manajemen (MM), Program Studi Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Program Studi Magister Pendidikan Dasar, dan Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris.

"Pembukaan keempat prodi ini berdasarkan Surat Keputusan dari Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Nomor 582/KPT/I/2017 (untuk MM dan IPS), 617/KPT/I/2017, dan 524/KPT/I/2017," katanya.

Menurut dia, pembukaan prodi baru tersebut merupakan catatan emas UMP di bidang akademik pada tahun 2017.

Selain empat prodi baru itu, kata dia, UMP juga membuka program S1 Kebidanan serta meluncurkan tiga pusat studi baru yang terdiri atas Pusat Studi Ekonomi Kesehatan, Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik, serta Sentra Hak Atas Kekayaan Intelektual.

"Saya berharap melalui Dr Anjar Nugroho selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik, ke depan semua prodi di UMP terakreditasi A dan memiliki banyak program S2, serta bisa membuka Program Doktoral. Hal ini merupakan sebuah resolusi pada tahun 2018 ini," katanya.

Ia mengharapkan pusat studi yang ada di UMP berperan besar dalam menghasilkan banyak riset.

Menurut dia, hal itu tidak lepas dari tujuan strategis jangka panjang UMP yang bertekad menjadi universitas unggulan di level nasional dan internasional pada tahun 2021.

Saat ditemui wartawan, Wakil Rektor Bidang Akademik Anjar Nugroho mengatakan dengan pusat studi itu, UMP berkeinginan untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Sementara dengan adanta empat prodi baru dan S1 Kebidanan, kata dia, UMP telah membina 38 program studi dengan jumlah mahasisa sekitar 12.000 orang.

Setelah dibuka, lanjut dia, keempat prodi itu langsung menerima mahasisa baru untuk tahun akademik 2017/2018.

"Keluarnya izin penyelenggaraan empat prodi dan S1 Kebidanan ini juga menjadikan UMP makin mendunia, dengan visi Universitas Muhammadiyah Purwokerto Menjadi Universitas yang Unggul, Modern dan Islami, untuk menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat secara profesional dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni sesuai dengan tuntutan zaman," katanya.

Ia mengatakan sebagai perguruan tinggi terbesar di Jawa Tengah bagian barat, UMP saat ini menempati peringkat kedua Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Jateng dan peringkat keenam di Indonesia.

Disinggung mengenai kemungkinan UMP membuka Program Doktoral (S3), Anjar memperkirakan hal itu dapat dilakukan sekitar tiga hingga empat tahun ke depan.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar