Cedera, Djokovic mundur dari Qatar Terbuka

id Petenis Serbia Novak Djokovic

Cedera, Djokovic mundur dari Qatar Terbuka

Petenis Serbia Novak Djokovic saat melawan petenis Polandia Jerzy Janowicz pada hari pertama Turnamen Tenis AS Terbuka 2016 di USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York, Amerika Serikat, Senin (29/8/2016). (REUTERS/USA TODAY Sports/Robert Deutsch)

Washington, (Antaranews Jateng) - Mantan petenis peringkat satu dunia Novak Djokovic pada Sabtu (30/12) mengundurkan diri dari Qatar Terbuka pekan depan karena cedera , dan berpacu dengan waktu untuk dapat bugar pada Grand Slam pertama tahun depan.


"Sayangnya, situasi siku saya tidak berubah menjadi membaik sejak kemarin," kata Djokovic dalam pernyataannya, yang juga dikutip Reuters.


Petenis Serbia berusia 30 tahun itu dijadwalkan akan memulai musim baru pada pertandingan persahabatan di Abu Dhabi pada Jumat (29/12), ketika cedera siku yang dideritanya kambuh.


"Saya masih merasakan sakit. Oleh karena itu, saya akan harus mengundurkan diri dari turnamen ATP di Dubai," ujarnya.


Ia menimpali, "Hanya ketika saya 100 persen untuk bermain, saya akan dapat kembali. Saya berharap secepatnya. Saya ingin berterima kasih kepada semuanya untuk kesabaran dan pemahamannya."


Juara Grand Slam 12 kali itu belum bermain sejak terpaksa mengundurkan diri saat melawan Tomas Berdych pada perempat final Wimbledon pada Juli 2017 karena cedera siku.


Sementara itu, petenis Jepang Kei Nishikori mengundurkan diri untuk Sydney International bulan depan, menunda kembalinya beraksi akibat cedera pergelangan tangan yang telah membuatnya absen selama lebih dari empat bulan.


"Sayangnya Kei Nishikori telah mengundurkan diri dari Sydney Tennis. Kami mendoakan yang terbaik untuknya dan berharap dapat melihat dia di Sydney pada 2019," cuit panitia penyelenggara pada Sabtu.


Pengunduran diri Djokovic dan Nishikori menaikkan kecemasan mengenai partisipasi mereka di Australia Terbuka, yang akan dimulai pada 15 Juni 2017.

Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar