KPK Periksa Ajudan Setya Novanto sebagai Saksi Kasus KTP-e

id kpk perijksa ajudan setya novanto sebagai saksi kasus ktp e

KPK Periksa Ajudan Setya Novanto sebagai Saksi Kasus KTP-e

Seorang pengunjuk rasa membawa poster ketika melakukan aksi di depan gedung KPK Jakarta, Kamis (8/6/2017). Aksi yang diikuti puluhan peserta aksi itu menuntut KPK segera menyelesaikan kasus korupsi e-KTP yang merugikan negara sampai Rp2,3 triliun. (

Jakarta, ANTARA JATENG- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Corneles Towoliu, ajudan Setya Novanto, dalam penyidikan kasus korupsi dalam pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan secara nasional (KTP-e).

Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setya Novanto menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Senin

Selain memeriksa ajudan Setya Novanto, KPK akan memeriksa tiga saksi lain untuk tersangka Setya Novanto yakni Abdullah, Yustin, dan Melyana JAP.

KPK sedianya juga akan memeriksa Setya Novanto sebagai tersangka hari ini. Namun dia tidak hadir karena sakit. Dia juga tidak memenuhi panggilan pemeriksaan pada Senin (11/9).

Ketua DPR Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka pada 17 Juli 2017 dengan tuduhan telah menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi dengan menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena kedudukannya atau jabatannya sehingga mengakibatkan kerugian negara sekurang-kurangnya Rp2,3 triliun dari nilai paket pengadaan KTP-e di Kementerian Dalam Negeri tahun 2011-2012 yang nilainya sekitar Rp5,9 triliun.

Setya Novanto telah mengajukan permohonan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang perdananya yang dijadwalkan Selasa (12/9) ditunda dan dijadwalkan kembali pada Rabu (20/9).

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar