Wali Kota Ajak Anak-anak Belajar dari Dongeng

id wali kota, ajak anak anak, belajar dongeng

Wali Kota Ajak Anak-anak Belajar dari Dongeng

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berbincang dengan seorang siswa dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2017 Kota Semarang, di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang, Rabu (26/7) (Foto: ANTARAJATENG.COM/Dokumen Setda Kota Semarang)

Semarang, ANTARA JATENG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengajak anak-anak belajar dari dongeng pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2017 tingkat Kota Semarang di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang, Jawa Tengah.

"Siapa yang berani mendongeng nanti dikasih hadiah," katanya di sela kegiatan itu di Semarang, Rabu, yang langsung disambut seorang anak dengan maju ke panggung menyanyikan kisah "Kancil Mencuri Mentimun".

Rizki, siswa dari Kelurahan Kuningan itu pun bersemangat menceritakan dongeng yang mengisahkan kancil, hewan sejenis rusa yang dengan akal cerdiknya bisa mencuri mentimun milik petani sehingga dihadiahi uang Rp500 ribu.

Selesai mendongeng, Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi segera menyambungnya dengan menceritakan "Kancil Versus Siput", yakni kancil yang sombong ternyata bisa dikalahkan siput yang cerdik dalam lomba lari.

Dari dua dongeng anak-anak itu, kata dia, sebenarnya mengandung dua pesan moral mengenai sifat sombong dan curang dari kancil yang tidak boleh dicontoh oleh anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

"Dua sifat kancil itu, yakni curang dan sombong tidak boleh dicontoh dan harus dihindari jika adik-adik ingin sukses," pesan orang nomor satu di Kota Semarang itu kepada anak-anak yang menghadiri peringatan HAN.

Tak hanya itu, Wali kota pun berbagi tips bahwa untuk menjadi sukses dibutuhkan anak-anak muda yang berani, kreatif, inovatif, berwawasan luas, dan berkelakuan baik, dan memiliki prestasi di bidang apapun.

Baik prestasi bidang akademik, olahraga, seni, dan hal-hal positif lainnya, lanjut dia, pasti akan berguna untuk masa depan sehingga mulai sekarang harus serius menggali bakat dan minat masing-masing.

"Kalau masih ada yang suka berantem, apalagi narkoba, tidak usah ikut-ikutan karena bisa menghancurkan cita-cita. Justru, hal positif yang harus dilakukan, seperti giat menabung prestasi," katanya.

Hendi juga berpesan kepada masyarakat, terutama kalangan orang tua untuk mengontrol "game" dan internet yang menjadi bagian dari kemajuan teknologi informasi secara positif dan bijaksana.

Peringatan HAN 2017 di Kota Semarang dengan tema "Generasi Hebat, Cerdas dari Media dan Cerdas Bermedia" itu diikuti ratusan siswa dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) sederajat.

Hadir pada peringatan HAN itu, antara lain Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo, Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi, Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Laser Narindro, dan jajaran terkait.

Pada kesempatan itu, diserahkan secara simbolik penghargaan Kota Layak Anak (KLA) 2017 dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Semarang Bambang Suranggono kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar