KPPN Cilacap Deklarasikan Gerakan Antinarkoba

id kppn cilacap deklarasikan gerakan antinarkoba

KPPN Cilacap Deklarasikan Gerakan Antinarkoba

Pegawai Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Cilacap memegang logo "Stop Narkoba" usai Deklarasi Gerakan Antinarkoba di Aula KPPN Cilacap, Jumat (20/1). Foto: Dok. BNNK Cilacap.

Cilacap, ANTARA JATENG - Pegawai Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Cilacap, Jawa Tengah, mendeklarasikan gerakan antinarkoba untuk mendukung tata nilai di lingkungan Kementerian Keuangan, kata Kepala KPPN Cilacap Herbudi Adrianto.

"Sebagai komponen Aparatur Sipil Negara (ASN), KPPN mendeklarasikan gerakan antinarkoba. Hal ini juga terkait dengan tata nilai di Kementerian Keuangan yang mengajarkan integritas, profesionalisme, sinergi, dan kesempurnaan dengan menjunjung tinggi kode etik," katanya di Cilacap, Jumat.

Dalam hal ini, kata dia, seluruh pegawai KPPN Cilacap menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan ASN yang sehat tanpa narkoba.

Terkait hal itu, dia mengatakan dalam rangka Hari Bakti Perbendaharaan Tahun 2017 serta untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di kalangan pegawai KPPN Cilacap, pihaknya bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Cilacap menggelar pemeriksaan urine bagi mereka.

"Kegiatan ini juga sebagai 'screening' awal untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dapat terjadi kepada siapa saja, tidak terkecuali aparatur sipil negara, terlebih ASN yang memiliki beban kerja lebih seperti para ASN di lingkungan Kementerian Keuangan," katanya.

Menurut dia, narkoba tidak hanya dapat mengganggu kinerja seorang ASN namun juga dapat mengganggu kinerja seluruh tim kerja.

Dia mengharapkan dengan ASN yang bebas dari narkoba akan meningkatkan kualitas kerja.

"ASN harus mampu menjadi contoh bagi masyarakat dan bersih dari keterlibatan penyalahgunaan narkoba. ASN yang terlibat narkoba akan mendapatkan sanksi yang berat sesuai aturan yang berlaku," katanya.

Sementara itu, Kepala BNNK Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Edy Santosa mengatakan pemeriksaan urine tersebut dilaksanakan untuk mengantisipasi dan mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan ASN khususnya pegawai KPPN Cilacap.

"Dalam kegiatan ini, kami mengambil sampel urine dari 25 pegawai KPPN Cilacap," katanya.

Dari hasil pemeriksaan urine tersebut, kata dia, hasilnya negatif sehingga seluruh pegawai KPPN Cilacap bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar