Pos Damkar Terbatas, Penangan Kebakaran di Temanggung Kurang Optimal

id pos damkar terbatas penangan kebakaran di temanggung kurang optimal

Pos Damkar Terbatas, Penangan Kebakaran di Temanggung Kurang Optimal

Ilustrasi - Pemadaman kebakaran. (antaranews.com)

Temanggung, Antara Jateng - Kabupaten Temanggung menyatakan perlu penambahan pos pemadam kebakaran terutama di wilayah Temanggung utara untuk penanganan cepat jika terjadi kebakaran.

"Pemadaman kebakaran di wilayah utara tersebut sering kurang optimal, karena jauh dari pos, sehingga petugas sering terlambat," Kasi Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Temanggung Broto Winujo usai simulasi pemadaman kebakaran di Dinas Satpol PP dan Damkar di Temanggung, Senin.

Wilayah Temanggung Utara tersebut meliputi Kecamatan Kandangan, Kaloran dan Gemawang.
Ia menyebutkan saat ini baru terdapat tiga pos damkar yakni Pos Pringsurat, Pos Candiroto dan Pos Induk Temanggung.

Wilayah kerja Pos Pringsurat adalah Kecamatan Pringsurat dan Kranggan, Pos Candiroto untuk Kecamatan Candiroto, Tretep, Jumo, Wonoboyo dan Ngadirejo sedangkan pos induk selain mengawasi Kota Temanggung, Parakan, Kedu, Selopampang dan Bulu juga melingkupi seluruh wilayah di Temanggung.

"(Kendaraan dari) Pos damkar akan melaju lebih dulu ke lokasi kebakaran sebelum pos induk mengirim armada ke lokasi," katanya.

Ia menuturkan Dinas Satpol PP dan Damkar Temanggung saat ini mempunyai 15 armada yakni delapan mobil pemadam dan tujuh mobil tangki air dan jumlah personel pemadam kebakaran sebanyak 42 orang.

"Idealnya satu armada diawaki enam personel. Karena kekurangan personel, setiap mobil diawaki tiga hingga empat personel," katanya.

Ia mengatakan pada 2016 Damkar menangani 50 kasus kebakaran, baik rumah pribadi maupun pabrik.

Menurut dia selama ini tidak semua kejadian kebakaran dilaporkan, karena warga khawatir dipungut bayaran dan terkendala komunikasi tidak ada sinyal telepon seluler di daerah tersebut.

"Kami berharap masyarakat segera melaporkan bila ada kebakaran. Dalam pemadaman kebakaran gratis atau tidak dipungut biaya," katanya.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar