Fotografer Solo Donasikan Karyanya untuk Korban Banjir Garut

id fotografer solo donasikan karyanya untuk korban banjir garut

Fotografer Solo Donasikan Karyanya untuk Korban Banjir Garut

Foto kondisi bangunan rusak akibat banjir bandang aliran Sungai Ciamanuk di Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (22/9/2016). Berdasarkan data BNPB jumlah korban tewas akibat banjir bandang di Garut mencapai 23 orang dan 18 lainnya masi

Solo, Antara Jateng - Seorang fotografer asal Solo, tergugah hatinya dengan aksi menjual karya fotonya berbentuk media "postcart" atau kartu pos di Solo Car Free Day di Jalan Slamet Riyadi, Minggu, dan hasilnya akan didonasikan ke korban banjir Garut.

Maulana Putra yang juga seorang Fotografer Kantor LKBN Antara melakukan pengumpulan dana dengan menjual karya-karya fotonya tentang rekam peristiwa di Kota Solo hasil jepretan kamera pribadinya, seharga Rp5.000 per lembar.

Kehadiran dia dengan karya-karya foto beritanya itu menjadi perhatihan dan disambut antusias masyarakat yang sedang beraktivitas di depan Taman Sriwedari, Solo, itu.

Menurut Maulana acara penggalangan dana melalui aksinya tersebut dilakukan spontan, setelah melihat dan membaca dari tayangan media baik elektronik maupun cetak.

"Saya ikut prihatin menyaksikan penderitaan saudara-saudara kita yang lagi terkena musibah banjir di Garut," kata Maulana.

Menurut dia, aksi tersebut dengan membuat sebanyak 540 lembar kartu pos yang berisi foto karyanya ini, ternyata mendapat respon positif oleh masyarakat Solo, dan hasilnya segera disalurkan ke masyarakat yang menjadi korban banjir.

Menurut Maulana, dirinya masih mempunyai waktu sekitar satu pekan untuk menawarkan kartu pos melalui online. Hasil penjualan dapat dikirim melalui transfer.

"Kami melakukan ini, murni untuk membantu korban banjir dan ratusan lembar kartu pos sudah terjual," katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak baik para pehobi maupun penikmat fotografi khususnya di Kota Solo untuk menumbuhkan jiwa kemanusiaan guna membantu sesama seperti korban banjir bandang di Garut.
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar