H+5 Lebaran, Pertamina Masih Siagakan Pasokan BBM/BBK

id h5 lebaran pertamina masih siagakan pasokan bbmbbk

H+5 Lebaran, Pertamina Masih Siagakan Pasokan BBM/BBK

Ilustrasi - Antrean pemudik kendaraan bermotor saat mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di salah satu SPBU Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat. (Foto ANTARA)

Semarang, Antara Jateng - PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Tengah-DIY masih menyiagakan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan bahan bakar khusus (BBK) pada H+5 Lebaran kali ini.

"Kami tetap siaga dalam memenuhi kebutuhan BBM meskipun sudah menginjak H+5 Lebaran," kata Area Manager Communication and Relations Pertamina MOR IV Jawa Bagian Tengah Suyanto di Semarang, Senin.

Menurut dia, jalur pantura dan selatan Jawa masih menjadi perhatian utama dalam siaga pasokan BBM/BBK karena merupakan jalur yang sangat diminati oleh para pemudik, baik untuk acara pulang kampung maupun rekreasi keluarga.

"Kami juga masih menyiagakan satgas Pertamina MOR IV Jawa Bagian Tengah (JBT) mengingat liburan sekolah belum usai, sehingga potensi lonjakan kebutuhan BBM/BBK masih ada," katanya.

Untuk SPBU kantong, SPBU mobile, armada motor, dan mobile pick up masih disiagakan karena masih menjadi solusi alternatif untuk mendukung SPBU-SPBU yang ada.

"Selain itu, kerja sama dan koordinasi dengan unsur terkait seperti Dinas Perhubungan, Kepolisian, serta Hiswana Migas juga terus ditingkatkan untuk meminimalisasi tindak kecurangan oleh pihak-pihak yang memanfaatkan situasi dan kondisi ini," katanya.

Berdasarkan data harian terakhir hingga hari ini yang diperoleh dari Tim Satgas MOR IV JBT, penyaluran BBM jenis premium sebanyak 11.824 KL atau setara dengan 131 persen dari rata-rata harian normal. Volume konsumsi tersebut turun sebesar 3 persen dari hari sebelumnya.

Sedangkan untuk solar konsumsinya pada periode yang sama sebanyak 3.192 KL setara dengan 67 persen dari rata-rata harian normal yang berarti meningkat sekitar 26,7 persen dari hari sebelumnya.

Selanjutnya, untuk penyaluran BBK jenis pertalite sebanyak 1.480 KL setara dengan 259 persen dari rata-rata harian normal dan untuk pertamax sebanyak 3.288 KL setara dengan 221 persen dari rata-rata harian normal.

Dikatakan, peningkatan permintaan bahan bakar jenis solar terjadi mulai H+4 Lebaran mulai pukul 00.00 WIB karena aktivitas kendaraan angkutan barang seperti truk, tronton, dan mobil boks sudah mulai beroperasi.

"Terkait dengan lonjakan permintaan BBM jenis solar ini sudah kami siapkan stoknya. Tujuannya untuk mengantisipasi adanya kelangkaan," katanya.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar