Setya Novanto Bangga Pacquiao Respek Terhadap Masalah Hukum Indonesia

id setya novanto bangga pacquiao respek terhadap masalah hukum indonesia

Setya Novanto Bangga Pacquiao Respek Terhadap Masalah Hukum Indonesia

Dokumentasi petinju Filipina, Manny Pacquiao (tengah), berakting dengan petinju Indonesia Chris John (kanan) pada proses pembuatan iklan jamu, di lereng Gunung Merapi, Sleman, Kamis (9/7/15). (ANTARA FOTO/Regina Safri)

"Saya bangga karena Pacquio respek terhadap masalah hukum di Indonesia, dia merupakan olahragawan dan senat yang dihormati," kata Novanto, di Ruang Pimpinan DPR, Jakarta, Jumat.

Novanto mengatakan kehadiran Pacquio diharapkan bisa menjembatani hubungan bilateral antara Indonesia-Filipina. Menurut dia kerjasama kedua negara harus terus berjalan dengan baik dalam semua bidang.

"Saya tahu bahwa Pacquio merupakan anggota senat Filipina dua kali sehingga hubungan bilateral Indonesia-Filipina bisa terus dijembatani," ujarnya.

Manny Pac Man Pacquiao mengatakan menghormati sistem hukum di Indonesia dan tidak akan mengintervensi pemerintah Indonesia untuk tidak mengeksekusi gembong narkoba asal Filipina, Mary Jane Veloso.

Dia berterima kasih kepada Presiden Jokowi karena menunda eksekusi mati terhadap Mary Jane untuk menyelidiki kebenaran bahwa Mary korban perdagangan manusia.

"Saya begitu respek kepada Pak Jokowi karena dia sudah menunda eksekusi Mary Jane. Saya juga begitu respek kepada masalah hukum di Indonesia," katanya.

Dia mengaku sudah bertemu dengan Mary Jane di lembaga permasyarakatan Wirogunan, Jogjakarta dan Mary tidak pernah tahu bahwa dirinya membawa 2,6 kilogram heroin ke Indonesia.

"Saya sudah bertemu dan saya tanya apa yang terjadi. Dia tidak tahu kanapa, Mary Jane ungkap dia korban perdagangan manusia," katanya.

Pacquio mengatakan bahwa Mary Jane mengaku bahwa dirinya telah dijebak oleh seseorang yakni Maria Kristina Sergio dan mitranya Julius Lacanilao, pada saat itu Mary direkrut untuk bekerja menjadi pembantu rumah tangga di Malaysia.

Namun menurut dia, setibanya di Malaysia, Kristina malah menjanjikan untuk pergi ke Indonesia, pada saat itu Kristina menjanjikan sepulang dari Indonesia, Mary Jane akan langsung dipekerjakan.
Pewarta :
Editor: Totok Marwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar