Tim Labfor Selidiki Kebakaran Pasar Wonosobo

id tim labfor selidiki kebakaran pasar wonosobo

Tim Labfor Selidiki Kebakaran Pasar Wonosobo

ilustrasi

Tim Puslabfor sebanyak lima personel dipimpin AKBP Rini Pujiastuti mengambil beberapa sampel di titik sumber api di lantai dasar kompleks toko minyak goreng. Sejumlah sampel yang diambil tim Puslabfor, antara lain timbangan elektrik, kabel, dan bekas kompor.

Sekitar pukul 11.00 WIB tim Puslabfor yang dibantu Unit Identifikasi Satreskrim Polres Wonosobo mengkosongkan lokasi penyelidikan. Tim mengecek instalasi listrik dan genset yang ada di pasar sayap timur.

Kapolres Wonosobo AKBP Agus Pujianto mengatakan hasil dari tim Puslabfor belum bisa disimpulkan karena ada beberapa petunjuk yang bisa mengarah titik terang.

"Belum bisa disimpulkan, tim Puslabfor sedang bekerja dan sementara masih dikembangkan," katanya.

Ia mengatakan dalam dua hari ini, akan ada tindak lanjut tahap kedua terhadap hasil uji lab dan pengembangan saksi.

"Ada lima saksi yang akan kami minta keterangannya kembali setelah tahap pertama kemarin," katanya.

Menurutnya penyelidikan atas musibah kebakaran pasar Wonosobo masih terus dilaksanakan oleh Satreskrim Polres Wonosobo.

Ia berharap agar masyarakat tetap tenang, bersabar, dan tidak berspekulasi atas sebab kebakaran. Apakah ada unsur kesengajaan terhadap kebakaran tersebut polisi berhati-hati untuk mendalaminya.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait musibah kebakaran pasar Wonosobo agar menyampaikan ke petugas kepolisian untuk ditindaklanjuti," katanya.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Induk Wonosobo, Abud mengatakan pihaknya siap memberikan keterangan sejelas-jelasnya mengenai penyebab kebakaran yang terjadi di pasar Induk. Menurutnya banyak saksi yang bisa membantu penyidik untuk mencari penyebab kebakaran yang sebenarnya.

Ia mengatakan memang mendapatkan masukan dari para pedagang mengenai adanya kemungkinan unsur kesengajaan sehingga hal itu menjadi masukan penyelidikan di lapangan.
Pewarta :
Editor: hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar