Bupati Boyolali Seno Samodro di Boyolali, Selasa mengatakan, jumlah yang mendaftar hingga kini sudah mencapai 115 UMKM, dan panitia penyelenggara menyediakan sebanyak 100 saung atau "stand" dengan biaya APBD kabupaten.
Seno Samodro menjelaskan kegiatan Soloraya Creative Expo merupakan agenda tahunan tersebut, sebagai ajang promosi produk-produk usaha kecil menengah di daerah.
Produk unggulan daerah yang dipamerkan tersebut, antara lain kerajinan tembaga, alumunium, "wiber glass", mebel, bambu, daur ulang dari bahan kertas, batik, lukisan, fesyen, kain perca, dan lain-lainnya.
Bahkan, Soloraya Creative Expo juga akan dimeriahkan berbagai makanan olahan untuk wisata kuliner, antara lain abon sapi, abon Lele, criping, dodol pepaya, dodol Susu, yogurt, dan keju yang diproduksi dari industri rumah tangga.
Seno Samodro menjelaskan, Pemkab Boyolali dalam ajang promosi menggelar Soloraya Creative Expo tersebut telah menghabiskan anggaran melalui APBD mencapai sekitar Rp990 juta.
"Ada sebanyak 22 'stand' yang disediakan untuk Kadin tingkat Jateng termasuk 10 stand perusahaan asal Boyolali. Sehingga, totalnya 95 stand digunakan UMKM dari Boyolali," tutur Seno Samodro.
Siap Digelar, Soloraya Creative Expo Libatkan Seratusan UMKM
Selasa, 14 Oktober 2014 14:28 WIB
Soloraya Creative Expo 2014 (www.eventsolo.com)
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026