ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Senin, 21 Agustus 2017

Warga Solo Ramaikan Operasi Pasar Elpiji Subsidi

| 1629 Views
id warga solo ramaikan,operasi pasar elpiji bersubsidi
Warga Solo Ramaikan Operasi Pasar Elpiji Subsidi
Warga mengikuti operasi pasar elpiji subsidi di Taman Cerdas Soekarno-Hatta Solo (Foto: ANTARAJATENG.COM/Aris Wasita Widiastuti)
Solo, ANTARA JATENG - Warga Solo meramaikan operasi pasar elpiji subsidi di Taman Cerdas Soekarno-Hatta di Kelurahan Jebres, Surakarta, Jawa Tengah.

"Seminggu yang lalu saya sempat kesulitan beli elpiji yang hijau, cari di warung-warung yang biasa beli tidak ada semua," kata Sri Hastuti, warga Kampung Sawahkarang RT 03, RW 23, Kelurahan Jebres, Sabtu.

Oleh karena itu, dia menyambut baik adanya kegiatan operasi pasar yang diinformasikan oleh ketua RT setempat karena bisa membeli elpiji ukuran tabung 3 kg dengan harga yang lebih murah daripada biasanya.

Selama terjadinya kelangkaan tersebut, kata Sri, terpaksa harus membeli elpiji melon dengan harga Rp18 ribu s.d. Rp19.000 per tabung.

Pada operasi pasar kali ini, dia bisa membeli elpiji sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp15.500,00/tabung.

Sri berharap agar ke depan tidak ada lagi kelangkaan elpiji 3 kg.

"Soalnya kalau sampai langka, kami akan sangat kesulitan. Kalau harus beli elpiji yang tabung besar, `kan harganya mahal, sedangkan kalau beli yang kecil, `kan harganya lebih terjangkau," katanya.

Pembeli lain, Kusniati (72), mengatakan bahwa selama 2 minggu tidak bisa memperoleh elpiji tabung 3 kg. Untuk menyiasati agar tetap bisa memasak, dia menggunakan elpiji yang biasa untuk berjualan sehari-hari.

"Saya kebetulan jual makanan, jadi masak untuk kebutuhan rumah sekalian pakai elpiji yang untuk jualan," katanya.

Biasanya dia cukup membeli elpiji 3 kg dengan harga Rp15.500,00 s.d. Rp16.000,00/tabung. Namun, selama kelangkaan tersebut harus membeli dengan harga lebih tinggi sebesar Rp18 ribu s.d. Rp19 ribu/tabung.

Sementara itu, Manajer Komunikasi dan Humas Pertamina Jawa Bagian Tengah Andar Titi Lestari mengatakan bahwa para pembeli wajib membawa kartu keluarga dan kartu tanda penduduk untuk bisa memperoleh elpiji pada operasi pasar tersebut.

Untuk masing-masing pembeli, kata dia, hanya dibatasi membeli maksimal dua tabung.

Ia mengatakan bahwa operasi pasar di Kota Solo secara serentak di 11 titik dengan masing-masing titiknya disediakan sebanyak 560 tabung.

"Tadi operasi pasar kami lakukan sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB elpiji yang terjual belum mencapai setengahnya. Jadi, prediksi kami ini akan mencukupi kebutuhan masyarakat," katanya.


Editor: Antarajateng

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca