ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Selasa, 24 Oktober 2017

Wali Kota: Pancasila Jangan Cuma Dihafalkan

| 573 Views
id hendi, pancasila, sma
Wali Kota: Pancasila Jangan Cuma Dihafalkan
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (kiri) berinteraksi dengan siswa-siswi SMA sederajat se-Kota Semarang yang mengikuti kegiatan penguatan nilai-nilai Pancasila, di Gedung Juang 45, Semarang, Kamis (10/8) (Foto: ANTARAJATENG.COM/Dokumen Humas Setda Kota Semarang)
Semarang, ANTARA JATENG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengingatkan kepada kalangan pelajar agar tidak hanya sebatas menghafalkan Pancasila, tetapi juga mengimplementasikannya.

"Pancasila jangan hanya dijadikan hafalan di luar kepala saat upacara bendera. Pancasila harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari," katanya di Semarang, Kamis.

Hal itu diungkapkan Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi di hadapan siswa-siswi SMA sederajat se-Kota Semarang dalam penguatan nilai-nilai Pancasila di Gedung Juang 45, Semarang.

Ia menegaskan Pancasila merupakan jati diri bangsa sehingga generasi muda harus mampu mengimplementasikannya dalam pergaulan sehari-hari, apalagi di tengah gencarnya arus globalisasi.

"Indonesia bisa jadi negara yang besar sampai sekarang berkat Pancasila yang digagas Bung Karno sehingga sebagai generasi penerus bangsa wajib mengimplementasikan ideologi negara ini," katanya.

Menurut dia, nilai-nilai Pancasila begitu lengkap merangkum seluruh elemen bangsa Indonesia dan berkembang mengikuti zamannya, seperti keberagaman dan kebhinnekaan adalah kekuatan bangsa.

Hendi mencontohkan keberagaman di Kota Semarang yang terdiri atas penduduk yang multietnis dengan keyakinan, agama, dan budaya yang berbeda-beda, tetapi tetap kokoh menjaganya sebagai satu kesatuan.

"Ini karena masyarakat Kota Semarang mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dengan saling menghormati dan menghargai antarsesama meski berbeda agama, kebudayaan, suku, ras, dan sebagainya.

Oleh karena itu, ia mengharapkan para pelajar sebagai generasi muda untuk meneladani para pahlawan dan pendiri bangsa dengan tetap memegang teguh Pancasila sebagai ideologi negara.

"Berdirinya Patung Laksmana Cheng Ho di Kelenteng Sam Poo Kong Semarang, misalnya, menjadi bukti bahwa keberagaman itu ternyata indah," kata politikus PDI Perjuangan tersebut.

Pada kegiatan itu, Hendi juga membagikan kartu TCash Semarang Hebat yang rencananya bakal resmi diluncurkan pada 17 Agustus 2017, untuk enam siswa-siswi yang bisa menjawab pertanyaan yang diberikan.

Editor: M Hari Atmoko

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca