ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Sabtu, 24 Juni 2017

Tidur Siang Sangat Bermanfaat untuk Mengatur Ulang Jam Metabolisme Tubuh

| 76 Views
id tidur siang sangat bermanfaat untuk mengatur ulang jam metabolisme tubuh
Tidur Siang Sangat Bermanfaat untuk Mengatur Ulang Jam Metabolisme Tubuh
Pemudik Mulai Melintas Pantura Kendaraan pemudik mulai melintas di Jalur Pantura, Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (17/6/2017). Pada H-8 sejumlah pemudik dari Jakarta menuju Jawa Tengah memilih mudik lebih awal, untuk menghindari kemacetan akibat lonjakan jumlah kendaraan. ( ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
Jakarta, ANTARA JATENG - Pereli nasional Rifat Sungkar mengingatkan manfaat tidur siang bagi para pemudik yang melakukan perjalanan jauh ke kampung halaman, terutama bagi pengemudi mobil pribadi.

Pasalnya, menurut Rifat tidur siang sangat bermanfaat untuk mengatur ulang jam metabolisme tubuh laiknya orang yang baru bangun dan memulai aktivitas di pagi hari lagi.

"Misalnya kita mulai mengemudi selepas sahur, sampai enam jam berikutnya water level kita itu bagus dan berada di atas, setelah itu baru kita dripping away. Kalau sudah begitu triknya satu, tidur siang," kata Rifat beberapa waktu lalu.

"Karena tidur siang itu akan me-reset jam metabolisme lagi, seakan-akan lo baru mulai lagi aktivitas," ujarnya menambahkan.

Tidur siang, juga menjadi trik yang sangat bermanfaat untuk mengembalikan konsentrasi mengemudi, terlebih bagi pengemudi yang melakukan perjalanan mudik di tengah aktivitas berpuasa.

"Tidur siangnya tidak perlu lama-lama, 30 menit sampai 1 jam lah," kata pria yang juga memiliki lembaga pelatihan berkendara Rifat Drive Labs itu.

Menurut Rifat, tidur siang sedikitnya akan memberikan konsentrasi penuh bagi pengemudi untuk 1-2 jam berikutnya.

Di tengah kondisi berpuasa, Rifat menyarankan waktu yang paling tepat untuk tidur siang adalah sekira pukul 14.00-15.00, mengingat selepas itu tak jauh jaraknya dari waktu berbuka puasa.

"Misalnya tidur siang jam 15.00, tidur satu atau satu setengah jam, bangun kan sudah dekat berbuka," katanya.

Editor: Totok Marwoto

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca