ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Senin, 21 Agustus 2017

Tambah Daya, Pelanggan PLN Dapat Diskon

| 416 Views
id pelanggan pln, tambah daya
Tambah Daya, Pelanggan PLN Dapat Diskon
Ilustrasi - Seorang teknisi menyambungkan kabel induk ke meteran listrik di salah satu rumah warga ( FOTO ANTARA/Basri Marzuki)
Kudus, ANTARA JATENG - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Pelayanan Jaringan (APJ) Kudus, Jawa Tengah, gencar menyosialisasikan program tambah daya listrik dapat potongan biaya melalui Promo Gemerlap Lebaran 2017.

"Promo Gemerlap Lebaran 2017 ini berlangsung mulai tanggal 15 Juni hingga 31 Juli 2017," kata Koordinator Kehumasan PT PLN Area Kudus Muhdam Azhar di Kudus, Senin.

Ia mengatakan, sosialisasi yang sedang dilakukan saat ini, memanfaatkan media sosial yang ada, sedangkan nantinya akan dilakukan publikasi melalui radio serta baliho.

Selain itu, masing-masing PLN Rayon juga turut menyosialisaikan program baru tersebut kepada masyarakat.

Adapun besarnya potongan biaya tambah daya, kata dia, sebesar 50 persen, sedangkan untuk tempat ibadah potongan yang diberikan sebesar 100 persen atau bebas biaya penyambungan.

Ia mencontohkan, daya lama 450 VA dinaikkan menjadi 900 VA, maka biayanya cukup Rp210.825, sedangkan biaya sebelum dapat diskon sebesar Rp421.650, sedangkan dari 900 Va menjadi 1.300 VA cukup membayar Rp187.400.

Sementara biaya jaminan pelanggan, kata Muhdam, dikenakan kepada pelanggan pengguna listrik pascabayar atau pelanggan yang memakai tenaga listrik dari PLN dengan pembayaran setelah listrik digunakan.

Untuk pelanggan listrik prabayar, katanya, tidak dikenakan biaya jaminan pelanggan.

"Melalui Promo Gemerlap Lebaran 2017, PLN ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mencukupi kebutuhan daya listriknya dengan biaya yang murah dalam menyambut Lebaran," ujarnya.

Biasanya, kata dia, pemakaian listrik masyarakat pada momen tersebut akan meningkat, sehingga membutuhkan daya yang lebih banyak.

Terlebih lagi, lanjut dia, di wilayah Jateng masih surplus energi listrik hingga 2.000 MW setiap bulannya.

Khusus untuk tempat ibadah, kata dia, bisa memanfaatkan program tersebut, mengingat tarif sosial juga disubsidi pemerintah.

Selain lebih murah, katanya, pelanggan bisa mendapatkan tambahan daya listrik dengan cepat karena waktu penambahan daya (PD) tidak lebih dari 24 jam.

"Maksimal satu hari menyala, jika tidak memerlukan tambahan jaringan listrik yang baru," ujarnya.

Pada program tambah daya sebelumnya, kata dia, peminat paling banyak dari daya 900 VA menjadi 1.300 VA.

Adapun jumlah pelanggan rumah tangga area Kudus untuk

daya 450 VA sebanyak 831.969 pelanggan, sedangkan daya 900 VA sebanyak 306.561 pelanggan.

Untuk pelanggan sosial daya 450 VA tercatat sebanyak 16.364 pelanggan dan daya 900 VA sebanyak 8.716 pelanggan.

Editor: Mahmudah

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca