ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Senin, 21 Agustus 2017

Polisi Tangkap Sopir Truk Pembawa Sabu-sabu

| 1037 Views
id sopir truk pembawa sabu sabu
Polisi Tangkap Sopir Truk Pembawa Sabu-sabu
Sopir truk menunjukkan barang bukti berupa satu bungkus plastik berisi sabu-sabu dengan berat 0,53 gram di Polres Temanggung. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Heru Suyitno)
Temanggung, ANTARA JATENG - Kepolisian Resor Temanggung, Jawa Tengah, menangkap seorang sopir truk warga Bulan, Selopampang, Temanggung, Eko Kurniawan (36) karena membawa sabu-sabu.

Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti di Temanggung, Jumat, mengatakan, Eko menjadi tersangka kasus narkotika setelah petugas menemukan barang bukti saat dilakukan pengeledahan usai mengkonsumsi sabu-sabu.

"Saat penggeledahan petugas menemukan barang bukti berupa satu bungkus plastik berisi sabu-sabu dengan berat 0,53 gram, sebuah plastik kresek warna putih, alat hisab, pipet kaca, korek api, sedotan plastik, gunting, dan sebuah telepon seluler," katanya.

Ia mengatakan penangkapan terhadap tersangka berawal dari informasi masyarakat yang mengetahui bahwa tersangka sering mengkonsumsi narkoba. Kemudian dari informasi tersebut petugas melakukan penyelidikan terhadap tersangka.

"Tersangka tidak bisa mengelak, saat itu tersangka berusaha membuang bungkusan plastik yang berisi sabu-sabu, tetapi ditemukan oleh petugas," katanya.

Ia menuturkan pihaknya masih terus mengorek informasi dari tersangka guna pengembangan kasus tersebut. Hasil penyelidikan sementara tersangka hanya sebagai pemakai sabu-sabu.

Ia mengatakan tersangka dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider ayat 112 ayat 1, lebih subsider Pasal 127 ayat 1 huruf a UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara serta denda Rp8 miliar.

Tersangka Eko mengaku telah mengkonsumsi sabu-sabu sejak tiga bulan lalu, sabu-sabu dikonsumsinya untuk menambah stamina saat bekerja sebagai supir truk pengangkut cabai.

Ia mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial WR, transaksi sabu dilakukan secara langsung. Dirinya langsung memberikan uang kepada pengantar sabu saat melakukan transaksi.

"Saya membeli Rp600 ribu, uang itu hanya dapat kurang dari setengah paket. saya tidak kenal dekat dengan penjual karena saat transaksi orangnya pasti mengunakan helm dan mukanya selalu ditutup," katanya.

Editor: Wisnu Adhi Nugroho

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca