ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Selasa, 19 September 2017

Persijap Laporkan Wasit ke Komdis PSSI

| 516 Views
id Persijap
Persijap Laporkan Wasit ke Komdis PSSI
Ilustrasi. Pemain Persijap Jepara, Murwanto (kiri) berebut bola dengan pemain Semen Padang FC, Esteban Viscarra (tengah) saat pertandingan Liga Primer Indonesia di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jateng, Selasa (26/3) malam. Kesebelasan Semen Padang FC menahan imbang tuan rumah Persijap Jepara dengan skor kacamata. (Foto: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko)
Jepara, ANTARA JATENG - Tim Persijap Jepara melaporkan wasit yang memimpin pertandingan antara PSS Sleman melawan Persijap Jepara di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (18/8), karena kinerjanya dinilai buruk.

"Laga lanjutan Liga Dua tersebut dipimpin wasit Muhammad Arnando asal Padang," kata Pejabat Eksekutif Tertinggi (Chief Executive Officer/CEO) Persijap Jepara Esti Puji Lestari di Jepara, Minggu.

Selain melaporkan wasit, kata dia, Tim Persijap juga melaporkan asisten wasit satu Wildan Abrari asal Denpasar, asisten wasit dua Supriadi asal Palembang, dan wasit cadangan Bambang Sutiono asal Malang.

Ia menganggap, kinerja perangkat pertandingan sangatlah buruk, banyak mengambil keputusan yang merugikan tim Persijap Jepara.

Selain itu, kata dia, hadiah penalti yang diberikan untuk tim tuan rumah PSS Sleman juga patut dipertanyakan.

Kejadian tersebut, katanya, terjadi pada menit ke-83, ketika wasit Arnando asal Padang menganggap terjadi pelanggaran di area penalti Persijap.

Akibat hadiah penalti tersebut, Persijap harus menerima kekalahan 0-1.

"Kami tidak merujuk kepada penalti di menit-menit akhir, tapi mengacu kepada seluruh pertandingan 90 menit jelas sekali ada indikasi keberpihakan wasit Arnando asal Padang dalam mengambil keputusan," ujarnya.

Keputusan wasit menghadiahi pemain Persijap lima kartu kuning, kata dia, juga membuat tim Persijap mengalami beban untuk menjalani laga tersebut.

"Meskipun demikian, kami tetap mencoba bermain `fair play` dan bersih," ujarnya.

Ia berharap PSSI dan PT Liga Indonesia Baru bersedia mengevaluasi kinerja wasit Arnando dan perangkat pertandingan.

"Kami memang berharap ada perubahan dan reformasi di sepak bola nasional," ujarnya.

Menurut dia, PSSI juga perlu membangun kinerja wasit yang lebih cermat, lebih berwawasan dan lebih terlatih.

Persijap, lanjut Esti, lebih mengutamakan bermain "fair play" untuk semua tim tanpa terkecuali dan bukan untuk pertandingan saat melawan PSS Sleman.

Selain mengirimkan surat protes atas kinerja wasit asal Padang beserta perangkat pertandingan, Persijap juga turut menyertakan bukti rekaman video penuh pertandingan tersebut.

Editor: D.Dj. Kliwantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca