ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Senin, 23 Oktober 2017

Nasdem-PDIP Berkoalisi pada Pilkada Temanggung

| 165 Views
id Nasdem PDIP, Koalisi, Pilkada Temanggung
Nasdem-PDIP Berkoalisi pada Pilkada Temanggung
Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Temanggung Muh Sayid (kanan) menyerahkan berkas pendaftaran Partai Nasdem sebagai peserta Pemilu 2019 kepada Ketua KPU Kabupaten Temanggung, Sujatmiko (kiri). (Foto: ANTARAJATENG/ Heru Suyitno)
Temanggung, ANTARA JATENG - Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Temanggung 2018 bakal berkoalisi, Kata Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Temanggung Muh Sayid.

"Berdasarkan informasi DPW Partai Nasdem, ada pembicaraan yang hampir final antara DPP PDIP dengan DPP Partai Nasdem, sudah 99 persen yang satu persen itu kehendak Allah SWT," katanya di Temanggung, Jumat.

Ia mengatakan hal tersebut usai menyerahkan berkas pendaftaran DPD Partai Nasdem sebagai peserta Pemilu 2019 di KPU Kabupaten Temanggung.

Ia mengatakan yang dibicarakan tersebut soal koalisi untuk Pilkada Temanggung, sementara siapa yang dicalonkan terserah PDI Perjuangan.

Bagi internal Partai Nasdem, katanya, mengusulkan dua nama ke DPP Nasdem, yakni dirinya selaku Ketua DPD Partai Nasdem dan Sekretaris DPD Partai Nasdem Jateng Zuhar Mahsun.

"Saya tegaskan selaku ketua partai saya tidak punya kepentingan pribadi untuk Pilkada Temanggung, tugas saya membesarkan partai untuk Pemilu 2019, tetapi kalau itu merupakan perintah partai tentu saya tidak menghindar, harus saya laksanakan. Ibaratnya `jungkir walik saya lakoni` kalau itu kehendak partai. Tetapi sebelum ada keputusan partai tentunya saya berhak menyampaikan pendapat saya," katanya.

Ia menuturkan informasi tersebut diterima dari Ketua DPW Partai Nasdem Jateng dan pihaknya menunggu, nanti keputusan dari DPP Partai Nasdem bagaimana. Karena kebiasaan yang terjadi di Nasdem untuk keputusan-keputusan menyangkut penentuan calon bupati dan wakil bupati, wali kota dan calon wakil wali kota, gubernur dan wakil gubernur itu di pusat.

"Tentunya pusat punya mekanisme, ada survei dan sebagainya. Survei popularitas dan elektabilitas yang tentunya terkait dengan kapasitas dan kapabilitas dari yang disurvei itu," katanya.

Ia mengatakan atas dasar survei tersebut akan diputuskan dan Partai Nasdem tidak pernah melihat apakah itu kader Nasdem atau tidak.

Ia mengakui ada beberapa bakal calon yang telah mendekati Partai Nasdem, namun pihaknya menyarankan untuk langsung ke DPW Partai Nasdem Provinsi Jateng.


Editor: Achmad Zaenal M

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca