ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Minggu, 22 Oktober 2017

Menteri Yohana pesan orang tua Mengawasi Anak-Anak saat Perjalanan Mudik

| 262 Views
id menteri yohana pesan orang tua mengawasi anak anak saat perjalanan mudik
Menteri Yohana pesan orang tua Mengawasi Anak-Anak saat Perjalanan Mudik
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise. (ANTARA /Agus Bebeng)
Jakarta, ANTARA JATENG - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise berpesan kepada para orang tua untuk waspada dan mengawasi anak-anaknya saat melakukan perjalanan mudik.

"Modus kejahatan dan penculikan di tempat umum semakin banyak. Usahakan agar kita selalu menggandeng anak-anak agar tidak terlepas dari pengawasan," kata Yohana di Jakarta, Senin.

Dia meminta orang tua mengajari anak-anak agar berhati-hati dengan tawaran makanan, minuman, atau mainan dari orang yang tidak dikenal.

Selain itu, orang tua diminta memakaikan tanda pengenal pada anak-anak agar mudah dicari ketika terlepas dari pengawasan, dan memastikan ada nomor kontak orang tua di saku pakaian anak-anak.

Yohana juga mengingatkan masyarakat agar membawa persiapan makanan, serta pakaian khusus anak-anak dan bayi untuk menjaga kenyamanan selama di perjalanan.

Selain itu, ujarnya, bawa uang secukupnya sesuai kebutuhan dan tidak membawa atau menggunakan perhiasan secara berlebihan, apalagi bagi anak-anak. Hal tersebut perlu dilakukan agar kaum perempuan dan anak-anak jauh dari incaran kejahatan dan penculikan.

Terkait keamanan dan keselamatan selama perjalanan mudik, Yohana pun mengimbau masyarakat agar selektif dalam memilih kendaraan yang aman dan nyaman. Bagi para orang tua yang masih memiliki anak bayi atau balita agar tidak mudik menggunakan sepeda motor.

"Mari kita gunakan kendaraan umum atau pribadi secara aman dan nyaman. Usahakan agar tidak membawa anak-anak yang masih bayi atau balita ketika menjalani mudik dalam perjalanan jauh menggunakan sepeda motor karena dikhawatirkan dapat melelahkan dan berisiko bagi kesehatan anak-anak kita," kata dia.

Editor: Totok Marwoto

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca