ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Minggu, 23 April 2017

Kebumen Bentuk Proyek Percontohan Distribusi Rastra

| 229 Views
id kebumen, proyek percontohan, rastra
Kebumen Bentuk Proyek Percontohan Distribusi Rastra
Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad (kiri) membuka Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Subsidi Rastra Kabupaten Kebumen 2017 di Gedung Juang 45 Kebumen, Senin (20/3). (Foto: ANTARAJATENG.COM/dokumen Humas Pemkab Kebumen)
Kebumen, ANTARA JATENG - Pemerintah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, bakal membentuk proyek percontohan distribusi beras sejahtera (rastra) sesuai aturan agar program tersebut dilaksanakan tepat sasaran.

"Di Kebumen masih banyak desa yang menyalurkan rastra tidak tepat sasaran," kata Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad di Kebumen, Senin.

Ia mengatakan hal itu saat membuka Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Subsidi Rastra Kabupaten Kebumen 2017 di Gedung Juang 45 Kebumen.

Hadir pada acara itu, antara lain Asisten II Sekda Tri Haryono dan Kabag Perekonomian Wahyu Siswanti, sedangkan dengan peserta kegiatan para kepala desa dan camat se-Kabupaten Kebumen, serta koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Ia mengatakan beberapa desa di daerah selatan Jawa Tengah itu akan menjadi proyek percontohan pendistribusian rastra.

"`Pilot project` di beberapa desa. Kita kawal untuk berbuat baik bagi masyarakat," katanya tanpa menyebut detail tentang desa-desa itu.

Penyaluran beras bersubsidi yang secara khusus untuk masyarakat miskin, katanya, ternyata di beberapa desa tidak tepat sasaran.

"Dalam penyaluran beras subsidi khusus untuk masyarakat miskin dibagi rata sehingga masyarakat yang seharusnya tidak berhak ikut menerimanya. Rastra yang menjadi hak mutlak warga miskin, tapi karena kebijakan kades terbagi rata," ujarnya.

Ia meminta kepala desa mendistribusikan rastra hanya kepada masyarakat yang berhak, sedangkan masyarakat yang sudah mampu diminta tidak meminta jatah

"Meski dianggap sudah lumrah, kebiasaan ini akan mendorong masyarakat yang tidak miskin jadi miskin," katanya.

Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi pendistribusian rastra di beberapa desa lainnya yang sudah tepat sasaran.

Bahkan, Desa Kretek, Kecamatan Rowokele, menjadi juara II tingkat Jateng sebagai desa penyalur rastra terbaik.

Selain itu, pada tahun lalu rastra Kabupaten Kebumen terserap 100 persen.

Jatah rastra Kebumen pada 2017 tercatat 1.773.525 kilogram untuk alokasi kepada 118.235 rumah tangga sasaran. Harga tebus rastra pada 2017 tidak berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni Rp 1.600 per kilogram. 

Editor: Mahmudah

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca