ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Senin, 23 Oktober 2017

Gubernur Jateng Minta Atlet Pomnas Meningkatkan Prestasi

| 455 Views
id gubernur jateng ganjar pranowo,atlet pomnas
Gubernur Jateng Minta Atlet Pomnas Meningkatkan Prestasi
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo
Semarang, ANTARA JATENG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta para atlet yang akan mengikuti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional di Makassar, Sulawesi Selatan, 14-21 Oktober 2017, untuk meningkatkan prestasi di berbagai cabang olahraga.

"Berkaca dari prestasi di `event` sebelumnya, Jateng yang berada di posisi tiga besar, maka saat ini harus mencapai lebih baik," kata Ganjar saat memberikan pengarahan dan motivasi kepada 175 atlet peserta Pomnas asal Jateng di Semarang, Selasa.

Ganjar menyebutkan, ada tiga hal yang menentukan sebuah prestasi atlet yakni semangat dan disiplin, keterampilan, serta politik dalam permainan.

Yamg dimaksud politik itu, kata dia, bukan berarti curang, tapi bagaimana mengatur strategi agar bisa memenangkan pertandingan.

Ganjar mencontohkan, pada olahraga cabang atletik medali yang diperebutkan banyak, maka di cabang tersebut harus dimaksimalkan, sedangkan untuk cabang yang sulit bersaing, pengiriman atlet bertujuan untuk mengukur kemampuan serta mendapatkan ilmu dari pemenang.

"Faktor lain yang tidak boleh dilupakan dalam olahraga adalah ketersediaan anggaran yang dialokasikan pemerintah," ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Dalam kesempatan tersebut Ganjar menegaskan, anggaran di bidang olahraga bisa dinaikkan berdasar persetujuan kalangan anggota DPRD asal para atlet mampu berprestasi dalam setiap kompetisi.

"Anggaran itu kan bisa memotivasi atlet, bisa juga untuk peningkatan sarana agar dalam latihan lebih menunjang," katanya.

Ganjar berharap para atlet terus berusaha meningkatkan karir di bidang olahraga.

"Ada banyak ruang jika para atlet berprestasi. Mau kerja di BUMD, BUMN, TNI, atau Polri pasti lebih mudah karena ada rekomendasi prestasi," ujarnya.

Ganjar juga berpesan agar para atlet menjaga integritas dan kejujuran karena menurutnya mengakui kekalahan adalah tindakan yang berani daripada meraih kemenangan dengan melakukan kecurangan.

"Kemarin itu Jateng jadi tuan rumah Popnas, kita tidak jadi juara tidak masalah karena penyelenggaraan `fair`. Kejujuran adalah investasi anak bangsa yang harus dijaga," katanya.

Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Jateng, Bambang Budi Raharjo menambahkan, dalam Pomnas 2017 ada 14 cabang olahraga yang dipertandingkan.

"Kemarin kita juara tiga, kami berharap lebih baik atau setidaknya menjadi juara dua atau seperti yang ditargetkan Gubernur untuk menjadi juara umum," ujarnya.

Editor: Antarajateng

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca