ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Selasa, 24 Oktober 2017

Antisipasi Kelangkaan Elpiji, Pertamina Gelar Operasi Pasar di Solo

| 832 Views
id elpiji 3 kg,pertamina,operasi pasar,solo
Antisipasi Kelangkaan Elpiji, Pertamina Gelar Operasi Pasar di Solo
Ilustrasi- Operasi pasar gas elpiji 3 kg (antarasumsel.com/Feny Selly)
Solo, ANTARA JATENG - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta akan melakukan operasi pasar elpiji bersubsidi di Solo pada Sabtu (11/8), menyusul adanya isu kelangkaan elpiji di daerah ini.

"Tepatnya ada 11 titik operasi pasar, salah satunya di Taman Cerdas, Jebres, Solo. Kegiatannya mulai pukul 10.00 WIB," kata Manajer Komunikasi dan Humas Pertamina Jawa Bagian Tengah Andar Titi Lestari, di Solo, Jumat.

Sedangkan lokasi lain yaitu Kelurahan Sangkrah, Semanggi, Nggadekan, Sudiroprajan, Mojosongo, Kestalan, Jajar, Karangasem, Kerten, dan Pajang.

"Pada kegiatan ini nantinya akan ada perwakilan pemda setempat yang ikut menyaksikan OP ini," katanya.

Ia menyatakan untuk masing-masing titik lokasi akan dilakukan operasi pasar sebanyak 560 tabung, sehingga akan ada 6.160 tabung elpiji yang disediakan pada pelaksanaan operasi pasar tersebut.

Pihaknya memperkirakan jumlah tersebut tidak akan terserap habis pada pelaksanaan operasi pasar tersebut.

"Kalau lihat dari pengalaman sebelumnya, seperti saat operasi pasar di Kabupaten Brebes, dari elpiji yang kami sediakan hanya sepertiganya terserap," katanya lagi.

Dia mengatakan operasi pasar tersebut sebagai tindak lanjut langkah penambahan elpiji bersubsidi pada minggu ini sebanyak 47.047 tabung di wilayah Solo.

Menurut dia, berdasarkan pantauan dari Pertamina, peningkatan konsumsi tersebut terjadi seiring dengan adanya peralihan konsumsi, salah satunya konsumsi di kalangan industri rumahan.

Mengenai hal itu, pihaknya berharap industri rumahan tersebut terdaftar di instansi terkait dan layak memperoleh elpiji bersubsidi.

Upaya untuk menjaga konsumsi elpiji bersubsidi agar tepat sasaran, Andar berharap agar masyarakat meningkatkan kesadaran terkait konsumsi elpiji melon tersebut.

"Pada dasarnya untuk elpiji bersubsidi memang diperuntukkan bagi masyarakat yang layak dapat subsidi, yaitu masyarakat miskin atau kurang mampu," katanya pula.

Editor: Antarajateng

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca