ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Senin, 21 Agustus 2017

Alokasi BBM Untuk Nelayan Jepara Perlu Ditambah

| 1882 Views
id bbm nelayan kurang,jepara
Alokasi BBM Untuk Nelayan Jepara Perlu Ditambah
Sejumlah kapal nelayan sedang ditambatkan di tepi sungai. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Akhmad Nazaruddin Lathif)
Jepara, ANTARA JATENG - Alokasi bahan bakar minyak jenis solar bersubsidi untuk nelayan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, perlu ditambah untuk disesuaikan dengan kebutuhan nelayan, kata Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia setempat Sudiyatno.

"Pada musim melaut, pasokan solar yang ada memang masih kurang karena masih ada nelayan yang harus membeli komoditas bersubsidi tersebut di SPBU," ujarnya di Jepara, Sabtu.

Padahal, lanjut dia, kebutuhan BBM khusus untuk nelayan bisa diperoleh di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).

Ia mengatakan, SPBN di Kabupaten Jepara terdapat di tiga tempat, yakni SPBN Ujung Batu, SPBN Mlonggo, dan SPBN Kedungmalang.

Khusus untuk SPBN Ujung Batu, lanjut dia, pada musim melaut memang terjadi lonjakan kebutuhan, mengingat banyak nelayan dari luar daerah yang juga membutuhkan solar.

Oleh karena itu, kata dia, permintaan mengalami lonjakan, sehingga nelayan yang belum sempat membeli di SPBN terpaksa membeli ke SPBU.

Sejauh ini, lanjut dia, tidak ada kendala bagi nelayan yang membeli solar di SPBU, karena kebutuhan solar nelayan tradisional tidak besar.

Kondisi berbeda, kata dia, ketika musim hujan atau musim saat nelayan tidak banyak yang melaut karena faktor cuaca, sehingga kebutuhan solarnya tentu sedikit.

Dalam rangka memberikan kemudahan para nelayan tradisional mendapatkan solar, kata dia, jumlah SPBN memang perlu ditambah.

"Jika diizinkan, tentunya penambahan bisa dilakukan pada lokasi yang memang kebutuhan BBM solar untuk nelayan cukup besar," ujarnya.

Sementara jumlah nelayan di Kabupaten Jepara sebanyak 3.000-an unit dengan berbagai ukuran.

Jumlah terbanyak, merupakan kapal berukuran 6-9 GT, sedangkan kapal berukuran 10 GT mencapai 15-an kapal, sedangkan di atas 10 GT sebanyak 31 kapal, dan kapal berukuran 15-29 GT ada dua buah kapal.

Editor: Antarajateng

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca