ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Senin, 23 Oktober 2017

14 Pusaka Milik Masyarakat Ikut Prosesi Jamasan

| 438 Views
id jamasan keris,museum pemerintah kota solo
14 Pusaka Milik Masyarakat Ikut Prosesi Jamasan
Jamasan keris yang dilakukan di Museum Keris Solo (Foto: ANTARAJATENG.COM/Aris Wasita Widiastuti)
Solo, ANTARA JATENG - Sebanyak 14 pusaka milik masyarakat mengikuti prosesi jamasan yang diadakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum Pemerintah Kota Solo di Museum Keris.

"Biasanya jamasan ini digelar di Museum Radya Pustaka tetapi kali ini kami alihkan ke Museum Keris, salah satu tujuannya agar masyarakat lebih kenal dengan keberadaan museum ini," kata Kepala UPT Museum Pemkot Solo Bambang M Budi Santoso di Solo, Rabu.

Ia mengatakan 14 pusaka tersebut dijamas di Besalen atau tempat menempa keris di Halaman Belakang Museum Keris tersebut. Menurut dia, sesuai dengan adat masyarakat Jawa, keris dibersihkan dalam rangka bulan Sura.

"Sebetulnya tidak harus bulan Sura tetapi karena memang sudah menjadi kebiasaan masyarakat membersihkan satu tahun sekali di bulan Sura," katanya.

Ia mengatakan prosesi pembersihan sendiri sudah dilakukan sejak empat hari lalu, yaitu dimulai dengan merendam keris dengan air kelapa.

"Tujuannya untuk melunakkan kotoran dan karat yang menempel pada keris. Selanjutnya adalah menggosok keris dengan jeruk nipis dan abu gosok. Jika karat terlalu keras, bisa juga digosok dengan sabut kelapa," katanya.

Setelah itu, keris direndam dengan larutan warangan. Warangan sendiri terbuat dari cairan arsenik yang dicampur dengan air jeruk nipis. Perendaman ini dilakukan beberapa kali dengan maksud untuk mengeluarkan pamor keris.

Setelah prosesi tersebut, dikatakannya, keris bisa diminyaki dengan minyak cendana wangi, cendana putih atau arum dalu untuk selanjutnya dimasukkan ke dalam rangkanya dan disimpan.

Sementara itu, jika seharusnya tarif untuk jamasan yang harus dikeluarkan oleh pemilik keris sebesar Rp75.000/keris, pada kali ini ada keringanan yang diberikan dari pihak UPT Museum.

"Pemerintah Kota Solo memberikan subsidi sebesar Rp35.000. Jadi pemilik keris cukup mengeluarkan uang sebesar Rp40.000. Untuk subsidi ini hanya berlaku 1 keris/pemilik," katanya.

Editor: Antarajateng

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca